Analisis Politik, Mengapa Golkar Belum Putuskan Calon di Pilgub Jambi 2024

Padahal, sudah cukup lama DPP Partai Golkar telah memberikan surat tugas untuk Cek Endra selaku Ketua DPD Golkar Jambi dan Zumi Zola, untuk melakukan

|
Penulis: tribunjambi | Editor: Duanto AS
ISTIMEWA
Zumi Zola, mantan Gubernur Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Mengapa Partai Golkar di Jambi belum memunculkan kader untuk bertarung di Pilgub Jambi 2024?

Golkar juga belum membuka penjaringan bakal calon kepala daerah untuk pilkada serentak November mendatang.

Padahal, sudah cukup lama DPP Partai Golkar telah memberikan surat tugas untuk Cek Endra selaku Ketua DPD Golkar Jambi dan Zumi Zola, untuk melakukan sosialisasi maju di Pilgub Jambi 2024.

Kondisi saat ini, untuk Zumi Zola, hak politiknya dicabut selama lima tahun oleh pengadilan.

Imbasnya, mantan Gubernur Jambi itu tak akan bisa maju di kontestasi Pilgub Jambi 2024.

Sementara untuk Cek Endra, yang merupakan Caleg DPR RI terpilih pada Pemilu 2024, juga belum menunjukan keseriusannya maju di Pilgub Jambi.

Pengamat politik Universitas Jambi, Dori Effendi, memberikan analisis politik terkait hal tersebut.

Dia menilai saat ini Golkar kehilangan tokoh untuk maju sebagai Calon Gubernur.

"Jadi sebenarnya di Golkar sendiri itu kehilangan tokoh, kehilangan tokoh yang bisa masuk ke radar 01 (calon gubernur)," ucapnya, Kamis (30/5).

Sebelumnya, pada Pilgub Jambi 2020, Golkar sudah bertarung Jambi dengan mengusung Cek Endra sebagai calon gubernur.

Namun, kalah.

Kala itu, lawan Cek Endra yang berpasangan dengan Ratu Munawaroh adalah Al Haris melawan yang notabene mantan kader Golkar, dan Abdullah Sani.

Menurutnya, jika Cek Endra kembali bertarung maka akan capai.

Ditambah lagi, dia terpililih sebagai anggota legislatif.

Kemudian nama lain, mantan Bupati Tebo Sukandar yang memiliki potensi tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved