Sabtu, 9 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Kerinci

Viral Video Jadi Anggota PPS di Kerinci Harus Setor Sejumlah Uang

Usai pelantikan PPS di Kabupaten Kerinci, Jambi di media sosial viral video bahwa untuk menjadi anggota PPS harus bayar sejumlah uang.

Tayang:
Penulis: Herupitra | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Ist
Viral Video Jadi Anggota PPS di Kerinci Harus Setor Sejumlah Uang 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Pilkada serentak 2024 tahapannya KPU baru selesai merekrut anggota PPS.

Usai pelantikan PPS di Kabupaten Kerinci, Jambi di media sosial viral video bahwa untuk menjadi anggota PPS harus bayar sejumlah uang.

Dalam video yang diunggah ke sejumlah media sosial terlihat seorang pria bertelanjang dada dan kepalanya ditutup handuk merenggek meminta tolong kepada presiden terpilih Prabowo Subianto.

Terdengar dia menyebutkan bahwa di Kabupaten Kerinci untuk menjadi PPPK harus disogok.

Bahkan hanya PPPK, kini untuk menjadi PPS juga mesti harus disogok, jika tidak dipastikan tidak akan lulus.

"Alaah pak Prabowo kimak (lihat) kamai (kami) kincai PPPK disogok, minin (sekarang) PPS pulo yang disogok. Ilailahaillallah ambik akau piyo kami kincai mudel ini (ambik aku kenapa kami kerinci seperti ini)," ujar pria yang sepintas lalu gayanya seperti wanita.

Video tersebut telah berulang kali dibagikan di media sosial. Pertama kali dibagikan oleh akun instagram karinkimberlly.

Bahkan hingga Selasa (28/5/2024) malam video tersebut telah ditonton lebih dari 100 ribu kali.

Terkait viralnya video tersebut Tribunjambi.com menelusuri di tengah masyarakat.

Masyarakat menyebutkan bayar sejumlah uang untuk menjadi anggota PPS di Kerinci sudah menjadi rahasia umum.

Kisaran uang yang harus disetor yakni Rp 2 juta-Rp 3 juta.

"Bayar Rp 2 juta kalau melalui pelantara Rp 3 juta," ujar warga seraya mengatakan dirinya juga bayar sejumlah uang untuk meloloskan keluarganya menjadi anggota PPS.

Terkait viralnya video tersebut Ketua KPU Kerinci, Husni Irham dikonfirmasi membantah hal tersebut.

Ia menyatakan, jika memang ada yang janggal terkait penerimaan bisa langsung dilaporkan.

"Tes kami lakukan secara terbuka, dan di setiap tahapan tes kami juga beri kesempatan kepada masyarakat untuk memberikan tanggapan," ungkapannya.

Baca juga: Viral Penemuan Mayat dalam Toren Air, Dikira Bau Bangkai Cicak Ternyata Bukan: Ada Tato dan Kuping

Baca juga: Viral MUA Kaget Diminta Merias Laki-laki Berhijab, Ternyata Banyak Jadi Korban: Manusia Ajaib

Baca juga: Viral Jokowi Teken PP Gaji Karyawan Dipotong Tiap Bulan untuk Tapera, Apa Tujuannya?

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved