Angkutan Batubara di Jambi
Jembatan Aurduri 1 Dikhawatirkan Putus Jika Tak Diperbaiki, Perekonomian Jambi Terancam Lumpuh
Insiden tongkang tabrak jembatan terus terulang, Anggota Dewan paparkan dampak terburuk jika akses jembatan aurduri terputus akibat ditabrak tongkang
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Rohmayana
Di Kabupaten Batanghari juga beredar video tongkang batubara serempet intake PDAM.
Atas insiden berulang ini, Satgaswas Gakum Batubara Provinsi Jambi menghentikan sementara aktivitas angkutan batubara di jalur sungai.
Wakil Satgaswas Gakum Batubara Provinsi Jambi, Johansyah menyampaikan pemberitahuan ini ditujukan kepada Pengusaha Batubara, Ketua PPTB, Pemilik TUKS dan Pelaku Usaha Kapal Tongkang.
“Dengan ini diumumkan kepada semua angkutan batu bara melalui jalur Sungai Batanghari. Dengan menggunakan kapal tongkang termasuk kapal tongkang menuju TUKS di lokasi wilayah Batanghari, untuk sementara dihentikan atau dilarang beroperasi,” kata Johansyah.
Langkah ini diambil untuk memberikan rasa aman bagi pengguna jalan dan jembatan sembari menunggu hasil pemeriksaan terhadap kondisi fisik jembatan pascainsiden kapal tongkang tabrak fender jembatan.
“Kebijakan ini terhitung sejak Kamis (16/5/2024) pukul 06.00 WIB sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” ujarnya.
Sedangkan untuk angkutan kapal tongkang yang sudah terlanjur muat dan sedang dalam perjalanan menuju pelabuhan talang duku diberikan kesempatan untuk tetap berjalan sampai Minggu (19/5/2024) pukul 00.00 WIB. (Tribunjambi.com/Abdullah Usman/ Musawira)
Dapatkan Berita Terupdate Tribunjambi.com di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.