Tiga Bendera Kuning di Desa Palasari Ciater, Tiga Pelajar SMK Bersahabat Sehidup Semati

Jenazah Dimas, Mahesya dan Intan disalatkan di musala dekat rumahnya oleh ratusan tetangga dan rekan sekolahnya.

Editor: Duanto AS
TRIBUNNEWS.COM/IGMAN IBRAHIM
SALAT JENAZAH - Warga dan teman saat salat untuk jenazah Dimas Aditya, Mahesya Putra dan Intan Rahmawati, siswa korban kecelakaan maut rombongan bus pelajar SMK Lingga Kencana Depok, Minggu (12/5/2024) 

TIGA bendera kuning dipasang di depan gang di Jalan Parungbingung, RT 01, RW 10, Rangkapanjayabaru, Depok, Jawa Barat.

Di sana tertulis tiga nama almarhum dan almarhumah.

Ini kisah menyedihkan dalam kecelakaan maut rombongan bus pelajar SMK Lingga Kencana Depok, di Jalan Raya Palasari, Desa Palasari Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (11/5) malam

Dimas Aditya, Mahesya Putra dan Intan Rahmawati yang merupakan korban tewas dalam kecelakaan itu, disalatkan secara bersama oleh warga setempat. Ketiganya merupakan sahabat sejak kecil.

Jenazah Dimas, Mahesya dan Intan disalatkan di musala dekat rumahnya oleh ratusan tetangga dan rekan sekolahnya.

Hadir pula Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono.

Ratusan orang berduyun-duyung datang ke musala untuk Salat Ghaib berjemaah.

Musala itu penuh dan petakziah yang datang tak tertampung seluruhnya.

Bus Trans Putera Fajar yang membawa rombongan pelajar SMK Lingga Kencana Depok sedang dievakuasi. Bus tersebut mengalami kecelakaan di Ciater, Subang, Sabtu (11/5/2024).
Bus Trans Putera Fajar yang membawa rombongan pelajar SMK Lingga Kencana Depok sedang dievakuasi. Bus tersebut mengalami kecelakaan di Ciater, Subang, Sabtu (11/5/2024). (TRIBUN JABAR/AHYA NURDIN)

Sementara itu, isak tangis dari keluarga korban juga terus terdengar dari luar musala.

Mereka masih tidak menyangka keluarganya menjadi salah satu korban tewas bus wisata maut.

Dimas Aditya, Mahesya Putra dan Intan Rahmawati tinggal di dalam satu gang yang sama, Jalan Parungbingung, RT 01, RW 10, Rangkapanjayabaru, Depok, Jawa Barat.

Lokasinya hanya berjarak 300 meter dari sekolah mereka di SMK Lingga Kencana.

Ketiganya sudah bersahabat sejak kecil. Itulah kenapa, ketiganya juga memilih sekolah yang sama di SMK Lingga Kencana.

Ibnu, teman dari ketiga korban, menuturkan sudah menganggap ketiganya seperti adik sendiri.

"Itu adik-adikan saya semuanya," ucap Ibnu, Minggu (12/5).

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved