Senin, 13 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Tebo

Ini Kata Bappeda Soal Kenaikan Angka Kemiskinan di Tebo

Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Tebo Himawan Susanto jelaskan penyebab kenaikan angka kemiskinan di Tebo.

Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Wira
Himawan 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Tebo Himawan Susanto jelaskan penyebab kenaikan angka kemiskinan di Tebo.

Menurut Himawan adanya kenaikan angka kemiskinan dikarenakan garis kemiskinan dinaikkan dari sebelumnya akibat berubahnya harga barang.

"Garis kemiskinan kita dinaikkan. Kalau sebelumnya tahun 2022 itu garis kemiskinan kita itu Rp485 ribu/bulan/jiwa. Sekarang naik menjadi Rp525 ribu/bulan/jiwa," katanya, usai acar musrembang RPJPD, Senin (29/4/2024).

Sehingga dengan kenaikan nilai garis kemiskinan itu, masyarakat yang berpenghasilan tetap, otomatis adanya kenaikan angka kemiskinan.

"Ini kan akibat adanya kenaikan-kenaikan harga, jadi mau tidak mau garis kemiskinan itu meningkatkan," katanya.

Diberitakan sebelumnya, adanya kenaikan angka kemiskinan di Kabupaten Tebo pada tahun 2023.

Persentase kemiskinan Kabupaten Tebo tahun 2023 mencapai 6.46 persen. Sedangkan persentase kemiskinan pada tahun 2022 sebesar 6.34 persen.

Sehingga adanya kenaikan angka kemiskinan sebesar 0.12 persen.

Baca juga: Bappeda Tebo Gelar Musrembang RPJPD 2025-2045, Didasarkan Pada Kondisi Makro

Baca juga: Kejari Terima Putusan Kasasi MA, Wakil Ketua DPRD Tebo Syamsu Rizal Segera Dieksekusi Jaksa

Baca juga: PN Tebo Jambi Terima Surat dari MA Soal Putusan Kasasi Wakil Ketua DPRD Tebo Syamsu Rizal

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved