Jumat, 1 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kunjungan Paus Fransiskus

Agenda Paus Fransiskus ke Indonesia 3 September 2024

"Alhamdulillah, setelah hampir dua tahun menunggu, Paus Fransiskus akhirnya dapat hadir di Indonesia. Ini saya kira menjadi kado istimewa juga bagi

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Duanto AS
(HO/various sources/AFP)
Paus Fransiskus saat di Stadion Lokomotiva di Kosice, Slovakia, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, menyampaikan bahwa pemimpin umat Katolik dunia, Paus Fransiskus, akan berkunjung ke Indonesia pada 3 September 2024 mendatang.

Yaqut menegaskan pemerintah sudah mendapatkan surat pemberitahuan dari otoritas Vatikan terkait rencana kedatangan Paus Fransiskus.

"Berdasarkan surat dari Vatikan yang diterima pemerintah Indonesia, Paus Fransiskus akan hadir pada 3 September 2024. Ini tentu menjadi suatu kehormatan bagi bangsa Indonesia," kata Menag Yaqut, Minggu (31/3).

Yaqut menambahkan, kedatangan pemimpin tertinggi umat Katolik ini sudah dinantikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Pada Juni 2022, saya mengantar surat undangan dari Presiden Jokowi kepada Paus Fransiskus," ujar Gus Men, panggilan akrab Menag.

"Alhamdulillah, setelah hampir dua tahun menunggu, Paus Fransiskus akhirnya dapat hadir di Indonesia. Ini saya kira menjadi kado istimewa juga bagi umat Katolik khususnya," sambungnya.

Lebih lanjut, Yaqut berharap dalam kunjungannya nanti Paus Fransiskus bisa menyaksikan secara langsung keragaman dan persaudaraan antarumat beragama yang tumbuh di tengah masyarakat Indonesia.

"Indonesia mampu menjaga toleransi dan perdamaian antarpemeluk agama, termasuk ratusan umat agama lokal.

Kita berharap Paus Fransiskus dapat melihat keberagaman ini di Indonesia,” jelasnya.

Panitia Besar

Sekretaris Jenderal Keuskupan Agung Jakarta, Romo V Adi Prasojo, mengatakan wacana kunjungan Paus Fransiskus ke Jakarta sudah ada sejak 2020.

Namun kunjungan itu tertunda, karena pandemi Covid-19 yang melanda dunia, termasuk Indonesia.

"Sebenarnya rencana kunjungan itu telah disepakati bulan Oktober 2020. Tapi karena kita tahu pandemi, mulai Maret jadi istilahnya tertunda, bukan batal," kata Romo Adi.

Terkait kesiapan Keuskupan Agung Jakarta menyambut Paus Fransiskus ke Indonesia September mendatang.

Ia menerangkan pastinya akan dibentuk panitia besar tingkat nasional.

"Pasti nanti akan ada panitia besar tingkat nasional yang akan dibentuk sekarang masih menunggu itu tadi.

Kepastian tanggal dari pihak pemerintah," terangnya.

Ia menegaskan bahwa pihak tidak bisa mendahului pemerintah terkait tanggal pastinya, kedatangan Paus Fransiskus akan ke Indonesia.

"Kami tidak bisa dan tidak boleh mendahului. Nanti akan dikoordinasikan di tingkat nasional. Keuskupan Jakarta pasti akan mendukung karena menjadi tuan rumah kalau beliau jadi datang ke Jakarta," terangnya.

Adapun terkait kegiatan Paus Fransiskus nantinya saat ada di Indonesia.

Ia menegaskan akan menjadi agenda kenegaraan.

"Belum ada yang resmi (Agenda Paus Fransiskus).

Tetapi pasti bahwa setiap kepala negara yang datang ada acara resmi kenegaraan," jelasnya.(tribun network/mat/wly)

Baca juga: Isak Tangis Saat Tablo Jumat Agung OMK SMRR Selincah, Umat Menangis Lihat Kisah Sengsara Yesus

Baca juga: Seribuan Lilin Menyala Saat Upacara Cahaya Pembuka Misa Malam Paskah di Gereja Santa Teresia Jambi

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved