Seribuan Lilin Menyala Saat Upacara Cahaya Pembuka Misa Malam Paskah di Gereja Santa Teresia Jambi

Api dari lilin berukuran besar itu, kemudian diteruskan secara berantai ke seluruh umat yang telah memegang lilin di tangannya, sehingga ruangan

Penulis: tribunjambi | Editor: Duanto AS
KOMSOSDOK TERESIA JAMBI
UPACARA CAHAYA - Pastor Pius PujowIyanto, SCJ, saat upacara cahaya Malam Paskah di Gereja Katolik Santa Teresia Jambi, Sabtu (30/3). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kerlap-kerlip cahaya dari lilin yang ada di tangan seribuan umat, menerangi ruangan. Prosesi upacara cahaya menjadi pembuka dalam misa Vigili Malam Paskah di Gereja Katolik Santa Teresia Jambi, Sabtu (30/3).

Misa pertama Malam Paskah di Gereja Santa Teresia Jambi dipimpin Pastor Pius Pujowiyanto SCJ.

Rangkaian misa kali ini berbeda dengan misa pada minggu biasa, karena didahului dengan upacara cahaya.

Dimulai dalam kondisi gelap, seluruh lampu gereja dimatikan.

Kemudian, di depan pintu gereja, Pastor Pujo melakukan pemberkatan lilin paskah lalu menyalakannya.

Api dari lilin berukuran besar itu, kemudian diteruskan secara berantai ke seluruh umat yang telah memegang lilin di tangannya, sehingga ruangan gereja menjadi terang oleh cahaya lilin.

Petugas bacaaan saat misa Malam Paskah di Gereja Katolik Santa Teresia Jambi, Sabtu (30/3).
Petugas bacaaan saat misa Malam Paskah di Gereja Katolik Santa Teresia Jambi, Sabtu (30/3). (KOMSOSDOK TERESIA JAMBI)

Misa kali ini ada tiga bacaan. Bacaan pertama diambil dari Kejadian 1:1-2:2, bacaan kedua dari Keluaran 14:15-15:1, bacaan ketiga dari Yehezkiel 36:16-17a, 18-28, Epistola dari Roma 6:3-11, bacaan Injil dari Markus 16:1-7.

Dalam homili saat Malam Paskah, Rama Pujo pada awalnya mengulas bagaimana perbedaan terjadi saat dalam kegelapan dan terang, dan datangnya Yesus Kristus Cahaya Dunia yang datang membawa terang.

"Kalau kita sudah percaya pada Kristus, maka kita akan ada dalam terang," tuturnya, sembari menambahkan itu terjadi dalam berbagai tahap kedewasaan manusia, dari anak, dewasa, hingga tua.

Semangat terang dan perubahan itu harus dibawa umat Katolik sepanjang tahun, hingga tahun berikutnya. Rama Puja pun mengambil contoh berupa simbol-simbol dalam gereja.

"Pengaruh Yesus yang bangkit itu sangat luar biasa. Yang belum percaya, yang masih ada dalam kegelapan, kita doakan," ujarnya.

Umat saat misa Malam Paskah di Gereja Katolik Santa Teresia Jambi, Sabtu (30/3).
Umat saat misa Malam Paskah di Gereja Katolik Santa Teresia Jambi, Sabtu (30/3). (KOMSOSDOK TERESIA JAMBI)

Rama Pujo menyambut sejumlah umat yang menjadi baptisan baru, sekaligus mengatakan jumlahnya selalu bertambah tiap tahunnya.

"Semoga Sang Terang Cahaya Dunia menerangi hati kita, pikiran kita, hidup kita," tuturnya.

Dalam homilinya, Pastor Pujo juga mengulas tentang tantangan dalam perjalanan bangsa Israel dan Musa, kemudian membandingkannya dengan contoh kekinian dalam kehidupan umat sehari-hari menggereja.

Secara keseluruhan, rangkaian misa Malam Paskah di Gereja Santa Teresia Jambi berlangsung lancar, aman dan tertib.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved