Warga Sumay Diserang Pekerja PETI di Tebo, Jarinya Putus Disabet Parang
Eks pekerja penambangan emas tanpa izin (PETI) bernama Mushar mengalami pembacokan hingga jarinya putus.
Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Teguh Suprayitno
Mushar mengaku tak mengetahui persis siapa pelaku pembacokan terhadap dirinya karena kondisi pada malam hari.
"Tidak tahu karena gelap, yang jelas ada tiga senter yang terlihat," katanya.
Dia menduga pelaku kekerasan terhadap dirinya ada pekerja di sana yang masih anak buah resmi pemilik PETI.
Karena Mushar menyadari akibat mereka melakukan pencurian di malam hari, sehingga pekerja di sana tidak mendapat hasil pada saat bekerja siangnya.
"Karena malamnya sudah kami kerjakan jadi mereka tidak dapat pas siangnya. Jadi wajar mereka kesal," ujarnya.
Mushar mengungkapkan pemilik PETI itu merupakan warga Semabu bernama Lutfi. Mantan bosnya itu memiliki sebanyak 15 rakit PETI.
Saat dihubungi, Lutfi tak merespon hingga berita ini ditayangkan.
| Tangis Nadiem Makarim Pecah, Ungkap Rasa Lelah yang Mendalam: Saya Mau Ini Berakhir |
|
|---|
| Sidang Helen: Aliran Miliaran ke Anak, Diklaim dari Saham dan Judi Online |
|
|---|
| Bansos PKH dan Sembako Triwulan II Cair April 2026, Begini Cara Cek via NIK |
|
|---|
| Satgas Cegat 8 Calon Haji Ilegal di Bandara Soekarno-Hatta, Pengawasan Kini Diperketat |
|
|---|
| Ketua HKTI Jambi dilantik, Wamentan Dorong Kedaulatan Pangan Muaro Jambi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Warga-Sumay-diserang-pekerja-peti.jpg)