Soal Kritik Terhadap Presiden Jokowi, IAI Nusantara Batanghari Masih Lakukan Konsolidasi Internal

Sejumlah civitas akademik melakukan kritik terbuka pada Pemerintahan Presiden Jokowi. Tetapi pihak IAI Nusantara Batanghari masih ingin fokus internal

Penulis: Srituti Apriliani Putri | Editor: Teguh Suprayitno
Ist
Presiden Jokowi. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Sejumlah civitas akademika melakukan kritik terbuka kepada Pemerintahan Presiden RI Joko Widodo.

Dimulai dari akademisi Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas Indonesia (UI) dan disusul beberapa perguruan tinggi lain di tanah air.

Isi dari petisi uang disampaikan para guru besar tersebut berkaitan dengan pelaksanaan pemilihan umum dan demokrasi yang ada di Indonesia belakangan ini.

Di Provinsi Jambi sendiri, hingga saat ini belum ada perguruan tinggi yang menyerukan aksi serupa.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Institut Agama Islam (IAI) Nusantara Batanghari, Kholid Ansori mengatakan bahwa pihaknya saat ini belum berencana mengajukan petisi serupa.

"Kami baru suksesi di kampus. Sampai saat ini belum terpikirkan untuk lakukan aksi serupa," ujarnya.

Kholid mengatakan bahwa pihaknya saat ini baru akan melaksanakan konsolidasi internal. Mengingat rektor baru IAI Nusantara Batanghari juga baru dilantik.

"Tadi malam rektor terpilih baru dilantik. Kemungkinan masih fokus konsolidasi di internal," ungkapnya.

Baca juga: Tito Karnavian Ditunjuk Presiden Jokowi Gantikan Mahfud MD Sebagai Plt Menko Polhukam

Baca juga: Mahfud MD Tak Merasa Rugi Mundur dari Kabinet Jokowi, Justru Lebih Plong Walau Ada yang Tak Terima

Baca juga: Alasan Mahfud dan Jokowi Senyum-senyum Saat Bicara Pengunduran DIri Menko Polhukam

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved