WAWANCARA EKSKLUSIF
Membaca Tanda-tanda Bencana Lewat Cuaca, Bincang Bareng Kepala BMKG, Ibnu Sulistyono
Bahkan, enam dari 11 pemerintah kabupaten-kota telah meningkatkan status tanggap darurat bencana banjir
Penulis: tribunjambi | Editor: Duanto AS
Hampir seluruh wilayah Pulau Sumatra dari Aceh hingga Lampung, lalu Jawa bagian utara atau pesisir Laut Jawa sampai ke Nusa Tenggara diprakirakan sampai 22 Januari ini, masih ada potensi hujan intensitas sedang hingga lebat, secara khusus di Provinsi Jambi.
Nanti, setelah 23 Januari, memang kami sudah memperkirakan bahwa sebagian besar wilayah Provinsi Jambi ada tren penurunan curah hujan.
Khususnya wilayah Kabupaten Batanghari bagian timur, Tebo, sebagian besar Muarojambi, sebagian Kabupaten Tanjab Timur dan Tanjab Barat.
Tren itu mulai menurun sekitar pertengahan Januari atau dasarian III dan itu berlangsung sampai pertengahan Februari 2024.
Namun, ada wilayah yang masih ada potensi curah hujan tinggi, yaitu di sebagian kecil wilayah Kabupaten Bungo, sebagian Merangin dan sebagian besar Sarolangun, meskipun trennya juga sedikit menurun dibanding pada dasarian II-III Desember 2023 dan dasarian I Januari 2024.
Artinya masih ada waktu seminggu lagi sampai dengan 24 Januari intensitas hujan cukup tinggi?
Ya, sampai minggu ini curah hujan tinggi di Provinsi Jambi.
Bisa disampaikan titik mana yang perlu jadi perhatian ?
Untuk wilayah Provinsi Jambi, yang menjadi perhatian lebih khususnya tadi wilayah barat masih sebagian besar Sarolangun, Merangin sebagian Bungo dan Kerinci.
Kemudian di wilayah timur, yaitu sebagian Kabupaten Tanjab Timur, masih ada potensi hujan sedang hingga tinggi dari 22-23 Januari 2024.
Bagaimana pemerintah daerah bisa mengakses informasi dari BMKG, kemudian bisa menetapkan status bencana?
Kalau melihat data tersebut, kami juga mendapat informasi bahwa tinggi muka air Sungai Batanghari ini sudah hampir mencapai 15 meter.
Informasinya, kalau sudah di atas 15 meter itu sudah sampai ke jalan raya.
Namun dengan data yang saya sampaikan, untuk wilayah Sarolangun itu masih ada potensi curah hujan dan tetap diwaspadai.
Terkait informasi, kami selalu mengupdate perkembangan musim hujan dan musim kemarau.
| Analisis Jebakan Utang di Proyek Kereta Whoosh, Siapa yang Harus Bayar Utang ke Cina |
|
|---|
| Pengakuan Bonatua Silalahi Diancam Saat Cari Salinan Ijazah Jokowi |
|
|---|
| Wawancara Eksklusif: 'Jangan Diamputasi, Ma, Abang Mau jadi Pemain Sepak Bola' |
|
|---|
| Saksi Kata, Anggota HMI Dikeroyok di UIN STS Jambi hingga Kepala Bocor |
|
|---|
| Saksi Kata, Sesepuh Kenali Asam Atas Kota Jambi Siap Mati, Heran Zona Merah Pertamina |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Kepala-BMKG-Jambi-Ibnu-Sulistyono-kanan-dan-Manajer-Produksi-Tribun-Jambi-Duanto-AS.jpg)