Sabtu, 11 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

WAWANCARA EKSKLUSIF

Membaca Tanda-tanda Bencana Lewat Cuaca, Bincang Bareng Kepala BMKG, Ibnu Sulistyono

Bahkan, enam dari 11 pemerintah kabupaten-kota telah meningkatkan status tanggap darurat bencana banjir

|
Penulis: tribunjambi | Editor: Duanto AS
TRIBUN JAMBI/MUSAWIRA
Kepala BMKG Jambi, Ibnu Sulistyono (kanan) di Studio Tribunjambi.com, Kamis (18/1). 

SEJAK akhir 2023 hingga pertengahan Januari 2024, cuaca di Provinsi Jambi tidak begitu bagus. Akibatnya, musibah bencana banjir, tanah longsor terjadi di beberapa tempat, dari Jambi bagian barat hingga timur.

Fenomena banjir di Jambi terjadi dari hulu hingga hilir dari Sungai Batanghari.

Bahkan, enam dari 11 pemerintah kabupaten-kota telah meningkatkan status tanggap darurat bencana banjir dan longsor.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memiliki peran penting menginformasikan kondisi cuaca dan prakiraannya ke pemangku kebijakan di daerah dan masyarakat.

Dari situ, pemerintah daerah akan merespons dengan kebijakan-kebijakan yang cepat untuk mengantisipasi dampak bencana.

Bagaimana kondisi cuaca Jambi beberapa waktu ke depan dan potensi banjir imbas cuaca buruk? Berikut wawancara Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Thaha-Jambi, Ibnu Sulistyono, bersama Manajer Produksi Tribun Jambi, Duanto AS, pada Kamis (18/1).

Bagaimana kondisi cuaca Jambi terbaru, Pak?

Baik, BMKG Provinsi Jambi ingin berbagi ataupun menyampaikan update perkembangan musim hujan 2023/2024.

Dimulai dasaran II Desember 2023, ada beberapa wilayah yang mendapatkan curah hujan sangat tinggi, khususnya di wilayah Kabupaten Bungo, Kabupaten Merangin dan sebagian Kabupaten Tebo.

Dan di dasarian III Desember 2023 atau di akhir 2023 ditambah lagi wilayah Kabupaten Kerinci yang mendapat curah hujan tinggi. Rata-ratanya bisa mencapai lebih dari 300 mm.

Sehingga bisa kita lihat, bahwa akhir 2023 kemarin beberapa wilayah mengalami peningkatan curah hujan sehingga meningkatnya debit air.

Dan beberapa tempat terjadi genangan bahkan banjir dan beberapa lokasi, mengakibatkan tanah longsor.

Jambi bagian barat di Kerinci, turun lagi ke Merangin, Bungo, Tebo dan Batanghari, serta Kota Jambi, Muarojambi dan nanti akan berakhir pesisir timur. Kemarin disebut ada potensi banjir besar siklus 20 tahunan dalam pekan ini. Dalam analisis BMKG seperti apa ?

Mulai 16 Januari 2024 kemarin, muncul bibit siklon di wilayah utara benua Australia dan barat daya Bengkulu.

Akibat adanya dua titik siklon tersebut, ada beberapa wilayah yang mengalami penumpukan massa udara, adanya konvergensi massa udara yang menyebabkan banyak pertumbuhan awan-awan hujan di lokasi yang dilalui.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved