Puasa Rajab

Kapan Puasa Rajab Mulai Dikerjakan? Berikut Ini Niat dan Jadwal Melaksanakannya

Dilansir laman NU Online, puasa Rajab tidak boleh dilakukan selama satu bulan penuh, melainkan beberapa hari saja.

Penulis: Rohmayana | Editor: Rohmayana
(media.irham.asia via tribuntimur.com)
Bulan Rajab 

-10 Rajab 1445 H (Senin, 22 Januari 2024): Puasa sunah Senin

-13 Rajab 1445 H (Kamis, 25 Januari 2024): Puasa sunah Kamis dan puasa sunah ayyamul bidh

-14 Rajab 1445 H (Jumat, 26 Januari 2024): Puasa sunah ayyamul bidh

-15 Rajab 1445 H (Sabtu, 27 Januari 2024): Puasa sunah ayyamul bidh

-17 Rajab 1445 H (Senin, 29 Januari 2024): Puasa sunah Senin

-20 Rajab 1445 H (Kamis, 1 Februari 2024): Puasa sunah Kamis

-24 Rajab 1445 H (Senin, 5 Februari 2024): Puasa sunah Senin

-26 Rajab 1445 H (Kamis, 8 Februari 2024): Puasa sunah Kamis

3. Dalil Puasa Rajab

Untuk mengerjakan suatu ibadah tenru harus ada dalil yang mendasari kita mengerjakannya.

Begitu juga dengan pengerjaan ibadah Puasa Rajab.

Berikut ini beberapa dalil pengerjaan Ibadah Puasa Rajab.

1. Dalil yang menjadi acuan pelaksanaan puasa Rajab adalah riwayat dari Utsman bin Hakim Al Anshari.

Bunyi hadis tersebut adalah sebagai yakni:

"Saya bertanya kepada Sa'id bin Jubair mengenai puasa Rajab, dan saat itu kami berada di bulan Rajab. Maka, ia pun menjawab, 'Saya telah mendengar Ibnu Abbas radliallahu 'anhuma berkata, 'Dulu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah berpuasa hingga kami berkata bahwa beliau tidak akan berbuka. Dan beliau juga pernah berbuka hingga kami berkata bahwa beliau tidak akan puasa.'" (HR. Muslim no. 1960).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved