Puasa Rajab
Kapan Puasa Rajab Mulai Dikerjakan? Berikut Ini Niat dan Jadwal Melaksanakannya
Dilansir laman NU Online, puasa Rajab tidak boleh dilakukan selama satu bulan penuh, melainkan beberapa hari saja.
Penulis: Rohmayana | Editor: Rohmayana
TRIBUNJAMBI.COM- Memasuki bulan Rajab, umat muslim bisa mengerjakan ibadah Puasa Rajab untuk meningkatkan ibadah di bulan yang haram ini.
Sesuai dengan kalender Hijriyah, bulan Rajab merupakan bulan ke -7 dari 12 bulan yang ada.
Pengerjaan Puasa Rajab sebenarnya bisa dikerjakan kapan saja asalkan masih ada di bulan Rajab.
Namun ada waktu-waktu tertentu yang dimana umat muslim bisa mendapatkan pahala yang berkali lipat dibandingkan dengan hari biasanya.
Harus diketahui bahwa pusa di bulan rajab tidak boleh dikerjakan setiap hari.
Dilansir laman NU Online, puasa Rajab tidak boleh dilakukan selama satu bulan penuh, melainkan beberapa hari saja.
Berdasarkan Ihyâ 'Ulumiddîn, juz 3, hal. 432, oleh Imam Al-Ghazali, sebagian sahabat Nabi SAW memakruhkan berpuasa selama satu bulan di Rajab.
Sehingga hukum puasa yang tadinya sunnah bisa menjadi makru apabila dikerjakan selama sebulan penuh.
Tentunya kaum muslimin harus membedakan Puasa Rajab dan Puasa Ramadan.
Untuk itu, menurut Imam Al-Ghazali, puasa Rajab akan lebih baik dikerjakan di hari-hari utama, seperti hari-hari putih (tanggal 13, 14, dan 15 bulan kamariah), hari Senin, Kamis, dan Jumat.
1. Niat Puasa Rajab
Dilansir Rumaysho Sebenarnya, niat puasa cukup dengan memantapkan keinginan untuk berpuasa di dalam hati, tanpa perlu melafalkan lagi niat,
Namun demikian laman NU Online juga membagikan niat puasa Rajab.
1. Niat Puasa Rajab di Malam Hari
Niat puasa Rajab sudah bisa diamalkan mulai terbenamnya matahari hingga terbit fajar.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.