BPBD Tebo Sebut Banjir Terjadi di Sepanjang DAS Batanghari

BPBD Kabupaten Tebo mengkonfirmasi terjadi banjir di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Batanghari.

Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Wira Dani Damanik
BPBD Kabupaten Tebo mengkonfirmasi terjadi banjir di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Batanghari. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tebo mengkonfirmasi terjadi banjir di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Batanghari.

Plh Kepala Pelaksana BPBD Tebo Nafri Junaidi, mengatakan ketinggian air yang ditemukan saat ini sekira 2 meter atau setinggi pintu rumah-rumahwarga. Itu terjadi di Desa Teluk Lancang, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Tebo.

"Kalau setinggi pinggang itu sudah biasa, ini sudah hampir menutupi rumah di Desa Teluk Lancang, Teluk Kayu Putih dan Aur Cino," ungkapnya, Rabu (03/02/2024).

Dia mengatakan saat ini pihak Pemkab Tebo sedang berada di Kecamatan VII Koto memantau banjir yang kini belum surut.

Banjir ini diketahui sudah terjadi sejak hari Minggu lalu akibat curah hujan tinggi serta kiriman banjir dari Kabupaten Dharmasraya, Sumbar.

Selain itu, Nafri mengatakan Sungai Batanghari meluap mengakibatkan banyak desa yang terdampak.

Dia bahkan mengatakan seluruh desa yang berada di sepanjang DAS Batanghari terkena banjir. Namun belum didata sepenuhnya. 

"Semuanya terdampak karena sungai meluap. Kita masih memantau dan memvalidasi semua data yang terdampak," ujarnya.

Nafri juga mengatakan sebagian warga telah mengungsi ke tempat-tempat yang aman.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Pemprov Jambi dan BNPB atas bencana banjir yang terus meluas ini.

"Kita sudah laporkan ke provinsi dan BNPB.  Sekarang kita masih menantau dan mengumpulkan data-data yang valid," ujarnya. 

Selain di Kecamatan VII Koto, banjir juga terjadi di Desa Jati Belarik Kecamatan Sumay, Desa Mengupeh Kecamatan Tengah Ilir, dan Sungai Bengkal Kecamatan Tebo Ilir.

Titik banjir ini juga merupakan DAS Batanghari.

Lurah Sungai Bengkal, Eko Wahyudi mengungkapkan ada sebanyak 9 rumah yang terdampak banjir di wilayahnya.

"Ada mengungsi ke rumah keluarga terdekat, ada yang masih bertahan karena sebagian air ada yang sudah mulai turun," pungkasnya.

Baca juga: Jambi Wilayah Barat Masih Hujan, Kerinci, Merangin, Sarolangun dan Bungo Waspada Banjir dan Longsor

Baca juga: Cuaca Ekstrem Jambi Bagian Barat Berpotensi Terjadi Tanah Longsor dan Banjir

Baca juga: Bupati Tanjab Barat Langsung Lokasi Banjir di Kecamatan Batang Asam

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved