KKB Papua
KKB Papua Berulah, Puluhan Warga Datangi Markas TNI Minta Perlindungan
Puluhan warga Kampung Eronggobak, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Papua Tengah datangi markas TNI untuk meminta perlindungan dari teror KKB Papua.
Dia mengungkapkan bahwa satu rekannya sempat ditembak oleh KKB Papua menggunakan pistol.
Namun, senjata yang ditembakkan tersebut tidak menelutus.
“Saat ditembakan ke udara baru meletus. Kami langsung berhamburan,” kata Isak kepada Tribun-Papua.com di Timika.
Isak menyebutkan bahwa dirinya dan rekan-rekannya sudah mengetahui segerombolan orang datang dari arah barat puskesmas.
Namun mereka tidak mengetahui jika gerombolan tersebut adalah anggota KKB.
“Kami pikir, mereka (gerombolan) itu mau datang minum kopi. Ternyata, mereka adalah KKB dengan wajah yang sudah dicat hitam. Mereka siap menembak dan memanah,” ujarnya.
Menurut Isak, KKB tersebut datang menggunakan sejumlah senjata api dan sajam berupa parang dan panah.
Baca juga: Renungan Katolik Hari Ini Minggu 22 Oktober 2023: Kewajiban Manusia pada Tuhan dan Negara
Sebelum melakukan penyerangan, KKB terlebih dahulu menyuruh orang asli Papua untuk keluar dari camp.
"Saya bisa lolos karena lari sampai di pos penjagaan. Mereka kejar tapi tidak dapat. Kalau teman yang meninggal saya tidak tahu karena saya lari tidak menoleh kebelakang," ungkapnya.
Ia menyebut, sebanyak 22 orang rekannya membangun Puskesmas tersebut namun dengan kejadian serperti ini membuat dirinya trauma.
"Baru satu bulan saya di Puncak dan keluarga ada di Timika," tutup Isa.
Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Destinasi Wisata di Batanghari, Ada Taman yang Sedang Hits
Baca juga: PDIP Bakal Sanksi Gibran? Buntut Diusung Golkar Jadi Cawapres Prabowo Subianto?
Baca juga: Sinopsis Final Destination, Tayang 22 Oktober 2023 di Bioskop Trans TV
Baca juga: Kesbangpol Muaro Jambi Petakan Desa Rawan Konflik Jelang Pilkades Tahap II
Artikel ini diolah dari Tribun-Papua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20231022-KKB-Papua.jpg)