Kondisi SD Manggatal di Tebo, Dibangun Swadaya hingga Siswa Belajar Bergantian Karena Kelas Kurang
Kondisi Sekolah Dasar (SD) 167 Sungai Manggatal, Desa Suo-suo, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo memprihatinkan.
Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Kondisi Sekolah Dasar (SD) 167 Sungai Manggatal, Desa Suo-suo, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo memprihatinkan.
Sekolah ini berisikan sebanyak 60 siswa yang belajar secara bergantian. Pasalnya SD ini hanya memiliki tiga ruangan kecil yang terbuat dari papan.
Siswa ini didik oleh tiga orang guru. Gedung dan tanah sekolah ini merupakan hibah dari masyarakat.
Silfi Nurastuti, satu di antara guru sekolah ini menuturkan proses belajar mengajar dilakukan secara bergantian.
Karena keterbatasan ruangan, siswa kelas 1-3 lebih dulu masuk yaitu dari pukul 08:00-10:00 WIB. Kemudian dilanjutkan kelas 4-6 hingga pukul 13:00 WIB.
Ia menjelaskan bahwa operasional sekolah bersumber dari swadaya masyarakat. Setiap bulan, orangtua siswa dikenakan sebesar Rp50 ribu atas kesepakatan bersama.
Iuran tersebut juga dibagi untuk membayarkan gaji tiga orang guru.
"Dari iuran itu, gaji guru Rp666 ribu dan sisanya masuk ke kas sekolah," ungkap Silfi saat ditemui Tribunjambi.com di sekolahnya pada, Sabtu (14/10).
Ia mengatakan bahwa gaji ini jauh dari kata cukup, bahkan setiap harinya ia harus membeli bensin motornya sebesar Rp15 ribu per hari karena jarak yang jauh.
Namun, karena dirinya memiliki tekad bulat untuk mencerdaskan anak bangsa dan peduli dengan anak-anak, sehingga dirinya tetap menjalani profesi ini.
Sementara itu, Icha Rosa Sinaga yang juga guru di sana menjelaskan bahwa sekolah ini menginduk ke SD Negeri 167 Desa Suo-suo.
Mereka menamakan sekolah ini dengan SDN 167 Kelas Jauh Manggatal. Sekolah ini terletak di dalam kawasan hutan tanaman rakyat atau perhutanan sosial milik Koperasi Bungo Pandan.
"Ini bukan sekolah negeri, semuanya swadaya dan iuran bersama. Kami berharap sekolah ini diperhatikan oleh pemerintah dan orang yang peduli pendidikan," pungkasnya.
Baca juga: Persoalan Ruko 44 dan 25 Rimbo Bujang Selesai, Pemkab Tebo Segera Urus HPL
Baca juga: Seorang Pekerja Alami Cacat Akibat Kecelakaan Kerja, Disnaker Tebo Akan Periksa Pihak Perusahaan
Baca juga: Masalah Pencopotan APS, Iday Minta Satpol PP Tebo Lebih Baik Urus Warung Remang-remang
Warga Tebo Kecewa kepada Dwi Hartono, Otak Pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih |
![]() |
---|
Sahabat Pengusaha Dwi Hartono Paparkan Hal Tak Diketahui Orang Soal Ambulans Desa di Tebo |
![]() |
---|
Rumah Masa Kecil Dwi Hartono di Rimbo Bujang Jambi Kosong Sejak Dua Hari Terakhir |
![]() |
---|
Teriakan Agen Bank BUMN di Tebo Bikin Perampok Panik, Polisi Langsung Kejar Ringkus |
![]() |
---|
Pemilik Gerai Agen Bank BUMN di Tebo Ditodong Pakai Sajam, Korban Luka |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.