Reshuffle Kabinet Jokowi

Kader Demokrat Disebut Bakal Masuk Kabinet Jokowi Gantikan Syahrul Yasin Limpo, Apa Kata PDIP?

Kader Partai Demokrat disebut bakal masuk dalam Kabinet Indonesia Maju dibawah Presiden Jokowi gantikan posisi Syahrul Yasin Limpo sebagai Menteri

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Tribunnews/Ist/Kolase Tribun Jambi
Kader Partai Demokrat disebut bakal masuk dalam Kabinet Indonesia Maju dibawah Presiden Jokowi untuk menggantikan posisi Syahrul Yasin Limpo sebagai Menteri Pertanian. 

TRIBUNJAMBI.COM -Kader Partai Demokrat disebut bakal masuk dalam Kabinet Indonesia Maju dibawah Presiden Jokowi untuk menggantikan posisi Syahrul Yasin Limpo sebagai Menteri Pertanian.

Seperti diketahui bahwa kader Partai Nasdem itu tidak lagi menjabat sebagai menteri pasca dugaan korupsi di Kementerian Pertanian yang menjeratnya.

Sehingga dia lebih memilih mengundurkan diri agar fokus dalam menjalani proses hukum yang dihadapkan kepadanya.

Kasus tersebut diketahui ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Terkait masuknya Partai Demokrat ke Kabinet Jokowi jika terjadi reshuffle ditanggapi Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

Isu reshuffle kembali hangat ketika Syahrul Yasin Limpo mengundurkan diri dari jabatan Menteri Pertanian.

Menurut Hasto Kristiyanto, posisi mentan itu harus diisi oleh seseorang yang memang ahli di sektor tersebut.

Baca juga: Presiden Jokowi Dikabarkan akan Reshuffle Kabinet, Buntut Kasus Kementan dan Kemenkominfo?

Baca juga: KPK Bakal Selidiki Aliran Dana ke Nasdem Parca Eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Tersangka

Baca juga: Kota Bogor Diguncang Gempa Hari Ini Kamis 12 Oktober 2023, Berikut Data BMKG

"Reshuffle apalagi bersentuhan dengan hajat hidup orang banyak masalah pangan, mentan diperlukan sosok yang betul betul ahli," kata Hasto kepada wartawan dilansir dari KompasTV, Rabu (11/10/2023).

Hasto berharap Presiden Jokowi bisa menunjuk orang yang mengisi posisi mentan nanti bisa memenuhi harapan dari para petani di Indonesia.

"Ini berkaitan dengan mati hidupnya negeri, kata Bung Karno, sehingga kami percaya pak Presiden ketika memutuskan reshuffle betul-betul akan dicari ahlinya yang profesional yang juga memahami seluruh harapan para petani Indonesia. Itu jauh lebih penting daripada partai politiknya apa," ujarnya.

Sebelumnya, Koordinator Jurubicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra mengatakan, pihaknya tak mau berandai-andai.

"Reshuffle hak prerogatif Presiden. Kami menghormati hak Presiden Joko Widodo untuk memilih menteri-menterinya. Termasuk mempertahankan maupun mengganti para menterinya," kata Herzaky kepada wartawan, Rabu (4/10/2023).

Herzaky pun meyakini Presiden Jokowi ingin memilih orang terbaiknya untuk memimpin negeri.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan ke Penerima BKBK Gubernur, Putus Mata Rantai Kemiskinan di Jambi

Baca juga: Kode Redeem Free Fire FF Hari Ini Kamis 12 Oktober 2023

Baca juga: Lima Ahli Waris Program BKBK di Merangin Terima Santunan Diserahkan Simbolis oleh Gubernur Jambi

Baca juga: Kunci Jawaban IPS Kelas 9 Halaman 66, Kondisi Masyarakat di Tempat Tinggalmu

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved