Puncak Musim Hujan di Jambi Diprakirakan Desember 2023, Ini Penjelasan BMKG
BMKG Jambi memprakirakan puncak musim penghujan di Provinsi Jambi akan mulai pada Desember mendatang.
Penulis: A Musawira | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Thaha Jambi memperbarui perkembangan musim kemarau 2023 dan prakiraan musim hujan di wilayah Provinsi Jambi.
Berdasarkan analisa dinamika atmosfer update dasarian III September 2023 Indeks ENSO menunjukkan kondisi ENSO (+1.68). Indeks IOD menunjukkan Nilai positif (+1.78).
Kondisi IOD positif diprediksi bertahan hingga akhir 2023 sedangkan El Nino Moderat diprediksi terus bertahan hingga periode Januari - Februari 2024.
Informasi ini disampaikan Ibnu Sulistyono Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Thaha-Jambi, Kamis (5/10/2023).
Menurut Ibnu analisis Osilasi Madden Julian (MJO) menunjukkan tidak aktif, diprediksi tetap tidak aktif hingga pertengahan dasarian II Oktober 2023, MJO berkaitan dengan aktivitas konveksi/potensi awan hujan di wilayah Indonesia.
“Kelembapan udara pada lapisan permukaan umumnya berkisar antara 40 persen - 95 % . Kelembapan udara pada lapisan 850 mb dan 700 mb umumnya diprediksi berkisar antara 20 % - 77 % ,” katanya.
Periode musim kemarau di Provinsi Jambi masih berlangsung pada Oktober ini sampai Dasarian I November 2023.
Sedangkan prakiraan awal musim hujan 2023/2024 di Provinsi Jambi secara umum diprediksikan akan berlangsung mulai Dasarian III Oktober hingga Dasarian I November 2023.
“Puncak musim hujan diprakirakan terjadi pada Desember 2023 dan Januari 2024. Pada Oktober 2023 secara umum curah hujan diprakirakan dalam kategori rendah hingga menengah (50 – 200 mm/bulan),” ujarnya.
Pada November 2023 hingga Desember 2023 secara umum curah hujan diprakirakan dalam kategori menengah hingga tinggi (150 – 400 mm/bulan).
Untuk itu pihaknya mewaspadai potensi curah hujan tinggi di Kabupaten Bungo, Sarolangun, Merangin, Tebo, dan Batanghari pada Desember 2023.
Berdasarkan Prakiraan peluang curah hujan pada dasarian I dan dasarian II Oktober 2023 terdapat peluang curah hujan kurang dari 50 mm/dasarian yang mengindikasikan kondisi curah hujan yang masih rendah. Dengan besaran peluang lebih dari 70 - 80 % di wilayah Provinsi Jambi.
“Peluang curah hujan antara 50 – 100 mm/dasarian diprediksikan akan berlangsung mulai dasarian III Oktober 2023,” ucapnya.
Waspada potensi kebakaran hutan dan lahan serta dampaknya (menurunnya kualitas udara, polusi udara akibat kabut asap, berkurangnya jarak pandang) serta berkurangnya ketersediaan air tanah pada periode musim kemarau 2023 di wilayah Provinsi Jambi.
“Waspada potensi cuaca ekstrem berupa hujan yang dapat disertai kilat, petir dan angin kencang pada periode peralihan musim kemarau ke musim hujan pada dasarian III Oktober 2023 – dasarian I November 2023 terutama pada sore, malam dan dini hari serta waspada dampak bencana yang dapat ditimbulkan seperti pohon tumbang, induksi sambaran petir, berkurangnya jarak pandang, genangan, banjir, dan tanah longsor,” pungkasnya.
Baca juga: Dampak Kabut Asap, Jarak Pandang di Kota Jambi Turun
Baca juga: Cuaca Panas Terik, Kapan Mulai Musim Hujan? Jambi Palembang hingga Palangkaraya Terpantau Kabut Asap
Baca juga: Sumber Kabut Asap Bukan Dari Jambi, Gubernur Al Haris Akui Dari Provinsi Tetangga
UNJA Gelar Wisuda ke-119, Luluskan 1.053 Mahasiswa dari Berbagai Jenjang |
![]() |
---|
Kurir Narkoba Jambi Dijanjikan Rp 220 Juta, Tapi Baru Terima Rp 5 Juta, Titipkan Barang ke Anak Buah |
![]() |
---|
7,6 Kg Sabu dan 10 Ribu Ekstasi Diamankan dari Kurir Narkoba Jambi |
![]() |
---|
Polisi Gerebek Rumah di Muaro Jambi, Temukan 2 Kg Sabu dan 10 Ribu Ekstasi |
![]() |
---|
Breaking News: Pria di Jambi Timur Ditangkap Satresnarkoba, Bawa 1 Kg Sabu di Jalan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.