Prakiraan Cuaca Jambi

Jumat Pagi Kabut Asap Makin Tebal, Kualitas Udara Kota Jambi Dinyatakan Tidak Sehat

Situs BMKG.id menunjukan konsentrasi partikulat PM2.5 Kota Jambi pada pukul 06.00 WIB berada pada angka 141.40 mikrogram

Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Rahimin
tribunjambi/musawira
Kabut asap di Provinsi Jambi tampak menebal pada pagi hari, Rabu (27/9/2023) pagi. Pada Jumat (29/9/2023) ini kabut asap di Kota Jambi semakin tebal. 

TRIBUNJANMBI.COM, JAMBI - Kabut asap Jumat (29/9/2023) pagi ini tetap menyelimuti Kota Jambi.

Bahkan, kabut asap pagi ini terasa semakin tebal.

Situs BMKG.id menunjukan konsentrasi partikulat PM2.5 Kota Jambi pada pukul 06.00 WIB berada pada angka 141.40 mikrogram per meter kubik, Jumat (29/9/2023).

Angka ini menunjukan kualitas udara  Kota Jambi berada dalam kondisi tidak sehat.

Sementara itu, BMKG Provinsi Jambi kemarin sore mengeluarkan rilis sebaran asap wilayah Indonesia pada 28 September 2023.

Di mana pada pukul 16.00 WIB terdeteksi adanya sebaran asap di wilayah Provinsi Sumatera Selatan, Jambi, Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. 

Arah angin umumnya bertiup dari Tenggara ke Barat Laut-Timur Laut, sehingga diprakirakan asap akan bergerak  memasuki wilayah Provinsi Jambi. 

Annisa Fauziah Kordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Sultan Thaha Jambi mengatakan, sampai November 2023 tidak ada potensi terjadinya hujan dalam kapasitas lebat, sehingga potensi udara jelek masih tetap ada.

"Sebelum ada hujan lebat potensi udara akan seperti ini terus," katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Mhd Fery Kusnadi mengimbau ke masyarakat untuk memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan.

“Saya anjurkan untuk memakai masker dan juga kalau bisa tidak melakukan aktivitas di luar ruangan,” ujarnya.

Ia menyebut usia yang rentan terkena penyakit ISPA diantarnya balita di bawah lima dan lanjut usia.

“Kalau di bawah 5 tahun tentu sistem imun belum sempurna, sementara di atas 60 tahun sudah penurunan sistem imun. Jadi yang paling rentan diumur segitu,” ujarnya.

Oleh karenanya ia mengimbau fasilitas kesehatan baik itu puskesmas, rumah sakit dan sebagainya untuk menyiapkan obat-obatan jika terjadi peningkatan pasien ISPA.

“Gejala awal agak perih mata dan sesak, itu gejala awalnya,” pungkasnya.

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Diselimuti Kabut Asap, Udara di Kabupaten Tanjab Timur Tidak Sehat

Baca juga: Akibat Kabut Asap Kualitas Udara di Jambi Tidak Sehat, Ini Gejala Awal ISPA

Baca juga: Walaupun Kota Jambi Diselimuti Kabut, Aktivitas Warga Masih Tetap Normal

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved