Berita Jambi

Kabut Asap Akibat Karhutla, Peserta Didik SMA dan SMK di Jambi Diimbau Pakai Masker

Surat edaran tersebut sedikitnya berisikan lima poin yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Syamsurizal pada Selasa (5/9/2023).

Penulis: A Musawira | Editor: Zulkipli
pexels
Orang tua membantu anak memakai masker sebelum berangkat ke sekolah. Pelajar SMA dan SMK di Jambi diimbau memakai masker karena ada kabut asap. 

"Bisa dilihat di website Sipongi KLHK, bahwa di Jambi kemunculan titik panas tidak begitu signifikan. Dibandingkan dengan di Sumsel, yang titik panas nya cukup banyak, begitu juga dengan titik api," kata Nufit, Selasa (5/9/2023). 

Sementara itu, pada hari ini tidak terdapat titik api di wilayah Provinsi Jambi. Sehingga tidak ada aktifitas pemadaman. 

"Di Provinsi Jambi semua lokasi sudah dipadamkan. Itu lahan mineral semua," sebutnya. 

Sementara, lahan gambut di kawasan Bayung, hingga pagi kemarin sedang proses pemadaman dan pendinginan. 

Disebutkannya, hotspot lebih sedikit dibanding dengan Senin (4/9/2023) kemarin terdapat 93 hotspot. Sementara hari ini, terdapat 11 hotspot hingga pukul 16.00 WIB.

Untuk Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kota Jambi, pada pukul 6.00 WIB kemarin berada di angka 105 atau tidak sehat. Sementara pada pukul 12.00, udara mulai lebih bersih, dengan ISPU di angka 99. Pada pukul 18.00, ISPU naik lagi di angka 87, atau masih bisa diterima pada kesehatan. 

"ISPU tertinggi dalam lima hari ini, yaitu kemarin (Senin) memang cukup pekat," katanya. 

Nufit mengatakan, patroli dilakukan melalui udara dan darat. Pemadaman langsung dilakukan jika ditemukan titik api.

Khusus untuk lahan gambut, pemadaman dilakukan dengan waktu yang lebih lama. 

Karena permukaan hingga bagian kedalaman gambut, harus tetap basah. Setidaknya, dibutuhkan waktu lima hari, untuk melakukan pemadaman di lahan gambut. 

"Pemadaman 4 hari, kemudian pendinginan setidaknya satu hari, dengan kekuatan regu penuh dan nonstop. Kecuali pada malam hari, tidak bisa dilakukan pemadaman, dengan alasan keamanan dari serangan binatang buas, atau pohon tumbang, karena akarnya kan sudah terbakar," Katanya. 

Dengan kondisi udara Provinsi Jambi yang sudah diselimuti kabut asap, maka sekolah-sekolah sudah diimbau untuk mewajibkan siswanya mengenakan masker. Sementara untuk kebijakan meliburkan sekolah, belum diambil.

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Kabut Asap Kiriman Sumsel Masih Selimuti Jambi, Ini Kata Satgas Karhutla

Baca juga: Kabut Asap Tipis di Tanjabtim Akibat Karhutla, Kapolsek Sadu Himbau Masyarakat Pakai Masker

Baca juga: Pantauan BMKG, Kota Jambi Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Sumatera Selatan

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved