Poliandri Berujung Pembunuhan

Suami Ketiga di Kasus Poliandri Berujung Pembunuhan Masih Diburu Polisi: Sakit Hati Berakhir Tikaman

Suami ketiga di kasus poliandri berujung pembunuhan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan masih dalam pengejaran kepolisian.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ist/Kolase Tribun Jambi
Suami ketiga di kasus poliandri berujung pembunuhan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan masih dalam pengejaran kepolisian. 

TRIBUNJAMBI.COM - Suami ketiga di kasus poliandri berujung pembunuhan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan masih dalam pengejaran kepolisian.

Sebab usia menjalankan aksi, suami ketiga dari Suriani (22) itu langsung kabur.

Peristiwa berdarah itu tejadi di Dusun 5 Bekku, Desa Paccing, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone pada Senin (21/8/2023).

Aksi pembunuhan suami kedua oleh suami ketiga itu menggemparkan Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Informasi yang diperoleh bahwa pelaku pembunuhan yang berinisial SN itu hingga saat ini masih dalam pelarian.

Pihak kepolisian dari Polres Bone tak tinggal diam dengan melakukan pengejaran.

Upaya pengejaran yang dilakukan itu disampaikan Ipda Rayendra, juru bicara Polres Bone pada hari Senin (21/8/2023).

"Ia kabur setelah melancarkan tindak kejahatannya. Kami sedang berupaya untuk menemukan pelaku," kata Ipda Rayendra.

Upaya pencarian terus diperketat oleh Polres Bone dengan tujuan mengungkap seluruh fakta terkait kasus ini.

Baca juga: Kronologi Kasus Poliandri Berujung Pembunuhan di Bone: Suami ke-3 Sakit Hati dengan Suami ke-2

Baca juga: Sosok Pratu Agung, Prajurit TNI Gugur Usai Baku Tembak dengan KKB di Yahukimo, Tertembak di Kepala

Baca juga: Berita KKB Papua Hari Ini, Prajurit TNI Gugur Usai Baku Tembak dengan KKB, Tertembak di Kepala

"Sementara penyelidikan masih berlangsung, kami akan memberikan perkembangan lebih lanjut seiring waktu," tambahnya.

Korban dalam insiden ini adalah seorang pria berusia 31 tahun dengan inisial AS.

Dia merupakan penduduk Desa Paccing, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Sementara pelaku yang diduga, SN (35), merupakan seorang petani dengan profesi yang sama.

Proses penyelidikan terus berlangsung untuk mengungkap motif dan latar belakang dari peristiwa ini.

Diketahui, Korban dan Pelaku merupakan suami dari Suriani (22).

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved