Ayah Korban Asusila Dimintai Uang

Korban di Rimbo Bujang Buka Suara, Mobil Samsiah Dikuasai Aipda AW Sejak 2021

Samsiah membongkar perilaku Aipda AW yang terbukti meminta dana ke ayah korban asusila di Kabupaten Tebo.

Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Teguh Suprayitno
Ilustrasi Grafis/Tribun-Video.com
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Samsiah membongkar perilaku Aipda AW yang terbukti meminta dana ke ayah korban asusila di Kabupaten Tebo.

Samsiah, warga Rimbo Bujang mengungkap bahwa dirinya turut menjadi korban atas perilaku Aipda AW saat menjabat Kanit Reskrim di Polsek Rimbo Bujang.

Awalnya adik Samsiah balik dari Bali ke Rimbo Bujang pada awal tahun 2021 hendak pergi ke Bungo untuk kumpul dengan kawannya.

Namun, Samsiah melarang karena pada masa itu dilarang berkumpul di Bungo.

"Jadi adek saya ini pergilah main di kafe Rimbo Bujang, adalah terjadi keributan. Lalu dibawa ke Polsek Rimbo Bujang, jadi adalah dapat barang di mobil itu, barang itu barang orang yang di kafe itu lah, bukan kami yang bawa," ungkap Samsiah kepada Tribun, Sabtu (5/8).

Kemudian setelah penangkapan itu, rombongan adik Samsiah diproses di Polsek Rimbo Bujang.

"Jadi diproseslah di Polsek kan, mobil awak ditahannya. Dimintanya Rp15 juta kemarin itu," ujarnya.

Ia mengungkapkan uang tebusan sebesar Rp15 juta tersebut diberikan agar rombongan adik Samsiah tidak ditahan.

Sementara itu, mobil Samsiah jenis Datsun Go masih ditahan oleh Polsek Rimbo Bujang.

"Jadi waktu itu mereka lepas, tapi mobil ditahan. Waktu itu kan mendadak, gak bawa STNK. Jadi besoknya kami ke situ lagi jemput, dia gak mau kasih, katanya harus bawa BPKB," katanya.

Samsiah menyebut hingga saat ini mobil tersebut belum dibalikkan kepadanya.

Adapun BPKB mobil tersebut belum dikembalikan kepada mereka karena belum selesai di leasing.

Ia menambahkan, telah meminta tolong ke banyak pihak, namun belum berhasil hingga saat ini.

"Memang enggak mau ngasih, dia tetap minta BPKB, jadi saya pergi ke Jambi, minta dealer yang urus. Kata orang dealer gak ada haknya lagi, karena sudah lunas. Sementara ibu yang punya BPKB di Jambi, tapi sudah pindah ke Medan," katanya.

Ia mengaku mobil tersebut dipakai oleh Aipda AW sehari-hari.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved