Polisi Tembak Polisi
Kapolri Jenderal Listyo Diminta Lebih Intensif Pembinaan Anggota, Buntut Kasus Polisi Tembak Polisi?
Buntut kasus polisi tembak polisi yang kembali, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo diminta lebih intensif melakukan pembinaan anggota.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
TRIBUNJAMBI.COM - Buntut kasus polisi tembak polisi yang kembali, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo diminta lebih intensif melakukan pembinaan anggota.
Saran tersebut disampaikan Anggota Komisi III DPR RI Didik Mukrianto.
Sehingga diharapkan kedepannya kejadian serupa tidak terjadi lagi di tubuh Polri.
Selain itu Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga diminta melakukan pengawasan anggota.
"Saya berharap Kapolri lebih intensif lagi dalam melakukan pengawasan, pembinaan anggotanya," kata Didik, Jumat (28/7/2023).
Menurutnya bahwa pembinaan SDM yang dilakukan terhadap Polri meruapakn sub sistem dari pembinaan kekuatan Polri.
Pembinaan itu juga kata Didik, merupakan bagian yang paling menentukan.
Sebab menurutnya bahwa faktor manusia penting dalam setiap organisasi termasuk Polri.
"Karena faktor manusia adalah unsur yang paling penting dalam setiap organisasi Polri dalam kaitannya dengan tugas pokok dan peranan Polri," ucap dia.
Baca juga: Update Polisi Tembak Polisi: Kronologi Tewasnya Bripda Iganitus Versi Keluarga dan Penyidik
Baca juga: Kepala Basarnas Jadi Tersangka Kasus Suap, KPK Sebut Sudah Koordinasi dengan Puspom TNI: Patuh Hukum
Baca juga: Kubu Anies Baswedan Diminta Tidak Panik Soal Audit Renovasi JIS, PSI: Kalau Benar Nggak Usah Takut
Sebelumnya, Didik Mukrianto menyatakan, Komisi III DPR RI menyesalkan adanya insiden polisi tembak polisi tersebut.
Didik meminta agar proses pengusutan itu dilakukan secara transparan dan hingga tuntas.
"Segera lakukan pengusutan secara profesional, transparan dan akuntable hingga tuntas, termasuk melakukan penyidikan dengan dukungan scientific crime investigation dalam pengungkapan kasus ini," kata Didik.
Dia juga meminta agar seluruh perkembangan proses pemeriksaan dan penyidikan dapat dilaporkan secara berkala kepada masyarakat, terutama keluarga korban.
"Dan yang juga sangat penting sampaikan setiap perkembangan dan hasilnya kepada keluarga korban dan kepada masyarakat," kata dia.
Baca juga: Kejanggalan Tewasnya Bripda Ignatius: Mabes Polri Sebut Sakit Keras, tapi Sempat Video Call Keluarga
polisi tembak polisi
DPR RI
Kapolri
Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Polri
Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage
Tribunjambi.com
Daftar 5 Kasus Polisi Tembak Polisi di 5 Tahun Terakhir, Mulai Anggota Densus 88 Hingga Ferdy Sambo |
![]() |
---|
Daftar Kasus Viral Oknum Polri Sepanjang 2024, Naik Pangkat Hingga Polisi Tembak Polisi |
![]() |
---|
Polisi Tembak Polisi di Sumbar, Kapolri: Apapun Pangkatnya, Tindak Tegas, Tidak Usah Ragu-ragu |
![]() |
---|
Polisi Tembak Polisi Terjadi Lagi, di Sumbar Kabag Ops ke Kasat Reskrim, IPW Duga Jadi Beking |
![]() |
---|
Menkumham Sebut Alvin Lim Orang Gila Gegara Sebut Ferdy Sambo Tak Pernah di Penjara Lapas Salemba |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.