Berita Tanjabtim

Dana Bantuan BAZNAS di SMAN 2 Tanjabtim Diduga Dipotong, Kepsek: untuk Uang Komite Sekolah

Kepala SMAN 2 Tanjung Jabung Timur, Fatmawati menanggapi adanya kabar dugaan pemangkasan dana bantuan BAZNAS.

Penulis: anas al hakim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi.com/an
SMAN 2 Tanjung Jabung Timur 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Kepala SMAN 2 Tanjung Jabung Timur, Fatmawati menanggapi adanya kabar dugaan pemangkasan dana bantuan BAZNAS.

Fatmawati membantah hal itu.

Ia mengatakan, pihaknya tidak melakukan pemotongan dana bantuan.

Pasalnya pihak BAZNAS sendiri secara langsung memberikan bantuan terhadap siswa/i yang kurang mampu.

ia menegaskan, tetapnya di Oktober 2022 lalu, bahwa benar ada bantuan Rp 500 ribu dari BAZNAS yang diberikan kepada 100 anak.

Baca juga: Wali Murid Ungkap Dugaan Pemangkasan Dana Bantuan BAZNAS di SMAN 2 Tanjabtim

Setelah pembagian bantuan selesai, pihak sekolah dan para murid yang menerima bantuan, membuat kesepakatan untuk membayar uang komite bagi yang belum membayar.

Karena di sekolah ada namanya uang komite sekolah yang sudah berjalan sejak 2018 lalu.

Juga telah beberapa kali dilakukan pergantian komite, serta telah disepakati oleh komite sebelumnya terkait uang komite sekolah ini.

"Jadi, kenapa anak ini sampai menerima cuma Rp 100 ribu. Karena banyak yang belum membayar uang komite. Dan mereka sepakat, bagi yang belum membayar uang komite beberapa bulan langsung dilakukan pemotongan,"tegasnya.

"Namun saya tegaskan, ini bukan pemotongan dari sekolah, tapi untuk pembayaran uang komite sekolah, karena kalau diserahkan ke orang tua, belum tentu anak ini diberikan lagi,"tambahnya.

Baca juga: Sindir Lewat Status WA, Eko Tewas di Tangan Teman, Dihajar Pakai Paving dan Ditusuk Hingga 14 Titik

Sebelumnya diberitakan, beredar kabar miring, bahwa SMAN 2 Tanjung Jabung Timur, lakukan pemangkasan uang bantuan dari Baznas sebesar Rp 400 ribu yang seharusnya diberikan utuh kepada siswa kurang mampu sebesar Rp 500 ribu.

Yang mana pada Oktober 2022 lalu, pihak Baznas Provinsi Jambi telah memberikan bantuan terhadap 100 orang siswa/i yang kurang mampu di SMAN 2 Tanjung Jabung Timur yaitu sebesar Rp500 ribu untuk satu orang siswa.

Namun, beredar kabar tidak sedap dari wali murid sekolah tersebut, bahwa anaknya tidak menerima uang bantuan secara utuh, alias di potong oleh pihak sekolah.

Hal ini dikatakan Herman, satu di antara wali murid SMAN 2 Tanjung Jabung Timur.

Ia menjelaskan bahwa benar bantuan tersebut sebesar Rp 500 ribu untuk dibelanjakan kebutuhan sekolah.

Baca juga: Pemkot Jambi Langsung Stop Pembangunan Stockpile di Aurduri: Sampai Ada Izin Masyarakat

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved