Berita Tanjabtim

Wali Murid Ungkap Dugaan Pemangkasan Dana Bantuan BAZNAS di SMAN 2 Tanjabtim

Beredar kabar miring, bahwa SMAN 2 Tanjung Jabung Timur, lakukan pemangkasan uang bantuan dari Baznas sebesar Rp 400 ribu yang seharusnya diberikan...

Penulis: anas al hakim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi.com/Anas
SMAN 2 Tanjabtim 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK- Beredar kabar miring bahwa SMAN 2 Tanjung Jabung Timur, lakukan pemangkasan uang bantuan dari BAZNAS sebesar Rp 400 ribu yang seharusnya diberikan utuh kepada siswa kurang mampu sebesar Rp 500 ribu.

Yang mana pada Oktober 2022 lalu, pihak BAZNAS Provinsi Jambi telah memberikan bantuan terhadap 100 orang siswa/i yang kurang mampu di SMAN 2 Tanjung Jabung Timur yaitu sebesar Rp500 ribu untuk satu orang siswa.

Namun, beredar kabar tidak sedap dari wali murid sekolah tersebut, bahwa anaknya tidak menerima uang bantuan secara utuh, alias dipotong oleh pihak sekolah.

Hal ini dikatakan Herman, satu di antara wali murid SMAN 2 Tanjung Jabung Timur.

Ia menjelaskan bahwa benar bantuan tersebut sebesar Rp 500 ribu untuk dibelanjakan kebutuhan sekolah.

"Jadi, waktu itu, anak kami mengambil KK dan KTP dari rumah untuk persyaratan pengambilan uang itu, nah setelah ia kembali dari sekolah, anak kami cuman menerima uang Rp 100 ribu, seharusnya Rp 500 ribu,"jelasnya, Kamis (27/07/23).

"Setelah kami konfirmasi ke sekolah, ternyata mereka benar memotong uang bantuan tersebut dengan alasan, untuk membayar uang komite dan SPP," pungkasnya.

Sementara itu, Apis merupakan mantan wali murid di SMAN 2, menyatakan hal yang berbeda, menurutnya bahwa benar anaknya pernah menerima bantuan dari Baznas sebesar Rp 500 ribu.

Dan memang betul ada pemotongan dari pihak sekolah, namun untuk pembayaran uang komite jika memang belum dibayar sebersar Rp 41 ribu per bulan.

"Jadi emang benar, uangnya Rp 500 ribu, cuman bagi yang belum membayar uang komite, langsung dipotong oleh pihak sekolah. Kalau saya pribadi tidak masalah, karena itu memang kewajiban yang harus dibayarkan. Jika ada wali murid yang merima cuman Rp 100 ribu, berarti banyak yang belum dibayar, wajar kalau cuman terima segitu," jelasnya.

Baca juga: Inara Rusli Beberkan Cara Virgoun Asuh Anak: Dia orangnya tegas

Baca juga: Pemkot Jambi Langsung Stop Pembangunan Stockpile di Aurduri: Sampai Ada Izin Masyarakat

Baca juga: Pihak Perusahaan Sebut Sudah Kantongi Izin Stockpile Batu Bara di Wilayah Aur Kenali Kota Jambi

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved