Warga Diserang Beruang

Manusia vs Satwa di Jambi, Terbaru Warga Batanghari Diterkam Beruang

Konflik manusia dengan satwa kerap terjadi di Jambi. Terbaru di Kabupaten Batanghari Jambi, tepatnya di Desa Pematang Gadung, Kecamatan Mersam.

|
Kolase Tribunjambi.com
Warga Desa Pematang Gadung, Kecamatan mersam, Kabupaten Batanghari, Jambi diterkam beruang di kebun, pada Rabu (19/7/2023) sekitar pukul 11.58 WIB. 

"Memang dia kerja di kebun, namanya di hutan tiba-tiba ada beruang kemudian diterkam," ujarnya.

Baca juga: Truk Batubara Boleh Beroperasi Dengan Syarat, Pengamat: Langkah Polda Jambi Sudah Tepat

Baca juga: Alumni Yamaha Engineering School Ungkapkan Syukurnya Direkrut Setelah Lulus

Beredar video amatir, kemunculan dua ekor buaya liar berukuran besar di Sungai Teluk Dawan,Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Jambi.
Beredar video amatir, kemunculan dua ekor buaya liar berukuran besar di Sungai Teluk Dawan,Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Jambi. (Ist)

SEbelumnya, di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Jambi, dua ekor buaya terekam kamera di Sungai Teluk Dawang.

Kemunculan buaya ini menyita perhatian warga saat melintasi jembatan yang menghubungkan antara Kecamatan Sabak Barat dan Kecamatan Dendang.

Bahkan, video kemunculan predator air bergigi gergaji ini juga beredar di sejumlah akun Media Sosial (Medsos) warga Kabupaten Tanjab Timur.

Guna mengantisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang dapat membahayakan warga, pihak kelurahan mengimbau warga dan pengguna jalan lainnya untuk selalu waspada dan berhati-hati saat melintas atau beraktifitas di pinggir sungai tersebut.

Lurah Teluk Dawan, Kecamatan Muara Sabak Barat, Wahyu Setiawan, saat dikonfirmasi via telepon terkait hal ini menuturkan, kemunculan buaya muara di Sungai Teluk Dawan yang viral di Medsos itu terjadi beberapa hari yang lalu.

"Kalau munculan dua ekor buaya yang videonya viral di Sosmed itu, kejadiannya minggu yang lalu," jelasnya, Selasa (4/07/23).

Pihak kelurahan juga telah mengambil langkah antisipasi dengan cara berkoordinasi ke pihak BKSDA setempat, untuk mengatasi hal ini agar jangan sampai menimbulkan konflik antara hewan buas tersebut dan manusia.

"Kami juga telah mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati saat melakukan aktifitas di pinggir sungai, terutama pada sore atau malam hari, dan juga di waktu-waktu tertentu yang sering buaya itu muncul," imbau Wahyu Setiawan.

 


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Kurang Diminati Siswa, Empat SD Negeri di Kota Jambi Dimerg

Baca juga: Truk Batubara Boleh Beroperasi Dengan Syarat, Pengamat: Langkah Polda Jambi Sudah Tepat

Baca juga: Puluhan Warga Lakukan Aksi Blokir Jalan di PT FPII Diangkut Polda Jambi, Ini Kata Kabid Humas

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved