KKB Papua

Kepala Suku di Papua Tegas Tolak Keberadaan KKB, Dorong Egianus Kgoya Menyerah dan Kembali ke NKRI

Pemimpin suku dari Distrik Sota, Yeremia sampaikan pesan khusus ke warga dengan tegas menolak keberadaan KKB Papua.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ist/Kolase Tribun Jambi
Seorang pemimpin suku dari Distrik Sota, Yeremia menyampaikan pesan khusus kepada Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua dalam perbincangannya dengan warganya dan tegas menolak keberadaan kelompok separatis tersebut. 

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang pemimpin suku dari Distrik Sota, Yeremia menyampaikan pesan khusus kepada Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua dalam perbincangannya dengan warganya dan tegas menolak keberadaan kelompok separatis tersebut.

Pesan itu disampaikan kepada Egianus Kogoya dan kawan-kawan.

Sebagaimana diketahui bahwa Egianus merupakan salah satu pimpinan KKB Papua.

Tak Hanya Egianus Kogoya, Yotam Bugiangge yang merupakan pecatan TNI juga membelot ke KKB dan dikabarkan menjadi pimpinan.

Percakapan Yeremia dengan warganya itu menjadi viral.

Dalam sebuah video yang telah menyebar luas, terlihat Yeremia berbicara dengan tegas di hadapan warganya, menolak keberadaan KKB Papua.

Ia dengan tegas mengajak KKB Papua untuk menyerah dan kembali ke dalam naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Yeremia pertama-tama mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang diberikan oleh TNI-Polri.

Baca juga: Kabar Terbaru KKB Papua, 3 Pemasok Amunisi Segera Disidang, Tersangka Dilimpahkan ke Kejari

Baca juga: Kata Ketua KPK Terkait Keterlibatan Syahrul Yasin Limpo Soal Dugaan Korupsi di Kementrian Pertanian

"Sebagai kepala suku, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang diberikan kepada kami," ujar Yeremia.

Selanjutnya, ia mengimbau agar para anggota KKB Papua segera menyerah dan kembali ke dalam NKRI.

"Kami berharap agar semua anggota KKB Papua yang berada di wilayah perbatasan, mulai dari kota hingga ke pulau-pulau dan gunung, mau kembali kepada pemerintah Republik Indonesia," tambah Yeremia.

Penangkapan Simpatisan KKB Papua yang Garis Keras

Berita terbaru terkait KKB Papua menyebutkan bahwa TNI-Polri berhasil menangkap Yusak Pakage, seorang simpatisan KKB Papua yang memiliki pandangan keras.

Penangkapan ini berawal ketika Yusak Pakage menciptakan keributan di Pos Imigrasi PLBN Skouw karena menolak mengikuti prosedur untuk memasuki Papua Nugini pada Kamis (8/6/2023).

Mayor Inf Zulfikar, Wadansatgas Yonif 132/BS, menjelaskan bahwa setelah tidak diperbolehkan melintas, Yusak Pakage kemudian pergi menuju Kota Jayapura.
Namun, ketika berada di Kampung Skouw Mosso, anggota TNI menghentikannya kembali.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved