Berita Selebritis
Sosok Putri Ariani Pelajar Yogyakarta Peraih Golden Buzzer di America's Got Talent 2023
Dapat golden buzzer dari Simon Cowell dan melaju ke babak semifinal America's Got Talent (AGT) musim ke-18, Putri Ariani jadi sorotan.
TRIBUNJAMBI.COM - Dapat golden buzzer dari Simon Cowell dan melaju ke babak semifinal America's Got Talent (AGT) musim ke-18, Putri Ariani jadi sorotan.
Meski biasanya terkenal keras pada peserta AGT, Simon Cowell terkesima dengan penampilan PPutri Ariani pada Selasa (6/6/2023).
"Aku hanya akan bilang pada Putri, aku sangat suka suaranya, aku ingin dia menyanyi lagu kedua, please," kata Simon.

Lagu kedua yang dinyanyikan Putri rupanya semakin membuat Simon dan juri lainnya seperti Sofia Vergara, Heidi Klum dan Howie Mendel terkesan.
"Aku rasa kita semua merasakan hal yang sama," kata Simon sambil melihat ke arah juri lainnya.
"Kamu 17 tahun, kamu menulis lagu, kamu punya suara yang khas dan luar biasa. Maksudku, benar, benar bagus," lanjutnya sebelum akhirnya menekan tombol golden buzzer.
Siapa Putri Ariani?
Putri Ariani lahir di Bangkinang, Riau pada 31 Desember 2005.
Putri mengaku sudah suka menyanyi sejak masih berusia 2 tahun.
Baca juga: Profil dan Biodata Putri Ariani, Dapat Tiket Golden Buzzer di Amerika Got Talent
Baca juga: Gadis Riau Dapat Golden Buzzer di Americas Got Talent, Permainan Piano Putri Ariani Memukau
Saat ini, Putri Ariani merupakan salah seorang siswi kelas XI di SMK Negeri 2 Kasihan, Bantul, atau dikenal SMM Yogyakarta.
Kepala SMKN 2 Kasihan, Agus Suranto menyampaikan, Putri Ariani satu-satunya siswi disabilitas satu angkatan. Untuk satu sekolah ada dua orang.
Di sekolah, Putri Ariani tergabung dalam kelompok orkestra sebagai pemain flute.
Di tahun 2014 Putri pernah mengikuti ajang Indonesia's Got Talent,
Saat itu Putri Ariani juga berhasil memukau para juri, diantaranya Ari Lasso dan Anggun dan keluar sebagai juara pertama season kedua ajang tersebut.
Meski sudah terkenal di tingkat nasional, dan juga mengeluarkan album. Sebuah album penuh bertajuk Melihat dengan Hati yang dirilis pada 16 Oktober 2020 lalu.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.