Calon TKI Jadi Korban Perdagangan Orang
24 TKI NTB Dijanjikan Rp 5 Juta, Jadi Korban Perdagangan Orang Jaringan Malaysia dan Timur Tengah
Lima tersangka dari dua kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan korban 24 orang asal Nusa Tenggara Barat (NTB), menjanjikan gaji Rp 5 juta
TRIBUNJAMBI.COM - Lima tersangka dari dua kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan korban 24 orang asal Nusa Tenggara Barat (NTB), menjanjikan gaji Rp 5 juta per bulan.
Fakta ini disampaikan Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika setelah menggelar konferensi pers di Mapolda Lampung, Rabu (7/6/2023).
Kelima tersangka merupakan pelaku perdagangan orang jaringan Malaysia dan Timur Tengah.
Kapolda mengatakan, polisi berhasil mendapat keterangan atau interogasi kepada para Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ilegal tersebut bahwa mereka sedang menunggu proses pembuatan paspor dan bisa tanpa dilengkapi dokumen yang sah.
"Dari ata NIK, KTP CPMI tersebut tidak terdaftar domisili tidak ada rekomendasinya. Mereka tidak memiliki sertifikat kompetensi dari balai latihan kerja (BLK) dan tidak adanya jaminan kesehatan," kata Irjen Pol Helmy Santika.
Kapolda pun mengatakan para CPMI ilegal ini tidak bisa menunjukkan persyaratan lainnya.
Saat ini, 24 orang CPMI tersebut ditampung sementara di Unit Renakta.
Baca juga: Begini Cara Dapat Beasiswa Pelatihan Kartu Prakerja Rp 3,5 Juta
Baca juga: Masih Gunakan Pakaian Tidur, Amanda Manopo tetap Berikan Kejutan kepada Karyawan
Mereka juga didampingi Bidokes selama menjalani pemeriksaan kesehatan serta trauma healing.
Irjen Pol Helmy mengatakan, CPMI ilegal tersebut yakni terdiri dari warga Lombok Timur (4 orang), Bima (5), Lombok Tengah (3).
Warga Dompu (3), Lombok Barat (5) dan Mataram 4 orang.
"Mereka ini berusia mulai dari umur 21 tahun hingga umur 47 tahun," kata Irjen Pol Helmy.
Irjen Helmy mengatakan, ada dua kasus TPPO yang berhasil diungkap yakni jaringan Malaysia dan Timur Tengah.
"Kalau jaringan Timur Tengah ini ada 24 orang ini hendak ke Timur Tengah dengan gaji Rp 5 Juta dan tersangka yang kami amankan 4 orang untuk jaringan Timur Tengah," kata Irjen Pol Helmy.
"Sementara itu jaringan Malaysia satu orang ditangkap dan satu orang lagi DPO, jadi kami hari ini menghadirkan lima orang. Empat pelaku kasus jaringan Timur Tengah dan satu orang pelaku jaringan Malaysia," kata Irjen Pol Helmy.
Ia mengatakan, pihaknya menangkap para pelaku yakni meliput beberapa aspek yakni perekrutan, penampungan, pemberangkatan dan ini yang menjadi sasaran penyelidikan polisi.
Masih Gunakan Pakaian Tidur, Amanda Manopo tetap Berikan Kejutan kepada Karyawan |
![]() |
---|
Begini Cara Dapat Beasiswa Pelatihan Kartu Prakerja Rp 3,5 Juta |
![]() |
---|
Pedangdut Difarina Indra Kecelakan di Tol Jombang Mojokerto, Mobil Rusak Parah |
![]() |
---|
4 Promo JCO Hari Ini 8 Juni 2023, Beli Fettucine Carbonara Gratis Iced Americano |
![]() |
---|
Masalah Tapal Batas Desa Belum Selesai, Ketua DPRD Batanghari Minta Pemkab Cepat Selesaikan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.