Kasus Penganiayaan

Kata Keluarga Korban Penganiayaan Mario Dandy Soal Proses Hukum Lamban: Berkutat di Polda dan Jaksa

Keluarga David Ozora, korban penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satriyo menanggapi proses hukum yang lamban terhadap pelaku utama.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Tribunnews
Keluarga David Ozora, korban penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satriyo menanggapi proses hukum yang lamban terhadap pelaku utama. 

TRIBUNJAMBI.COM -Keluarga David Ozora, korban penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satriyo menanggapi proses hukum yang lamban terhadap pelaku utama.

Sebagaiaman diketahui dalam Kasus Mario Dandy tersebut terseret tiga orang tersangka.

Selain anak Rafael Alun Trisambodo itu, tersangka lainnya yakni mantan kekasi Mario Dandy dan Shane Lukas.

Sejak ditetapkan sebagai tersangka pada Februari lalu, hingga kini kasus tersebut tak kunjung masuk ke persidangan.

Lambannya proses hukum terhadap Mario Dandy Satriyo itu disindir Keluarga David Ozora selaku korban dalam kasus tersebut.

Hal itu diungkap paman David Ozora, Alto Banditos seperti dikutip dari laman twitternya @AltoLuger pada Senin (22/05/2023).

"Kami, keluarga David Ozora yang mengikuti perkembangan kasus hukum atas tersangka utama Mario Dandy, penganiaya berat dengan perencanaan atas anak kami David merasa capek dengan ketidakjelasan perkembangan kasus ini," tulis Alto.

Baca juga: Update Kasus Mario Dandy, Keluarga David Kecewa Pelaku Utama Belum Diadili: Jadikan Duta Free Kick

Baca juga: PKS dan 12 Partai Diprediksi Tak Lolos ke Senayan Versi Survei Litbang Kompas, Begini Kata Mardani?

Karena itu, menurut Alto, ada baiknya Mario Dandy dibebaskan.

Serta meminta Mario Dandy Satriyo diangkat menjadi duta Free Kick oleh Polda Metro Jaya karena menganiaya seorang anak dengan brutal dengan menganggap anak itu sebagai bola yang pantas untuk ditendang dan diakhiri dengan selebrasi.

"Dan juga prestasinya yang mampu membuat berkas kasusnya bisa berputar-putar antara Polda Metro dan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta," lanjut Alto.

Alto mengatakan harapan tinggi kepada kepolisian untuk mengadili para tersangka penganiayaan sudah pupus lantaran perkembangan kasus kini tidak jelas.

"Ini jelas sebuah prestasi dari seorang Mario Dandy. Kami pernah punya harapan tinggi kepada kalian... Pernah punya...," urai Alto.

Hal yang sama juga diungkap Ayah David Ozora, Jonathan Latumahina.

Melalui akun Twitter pribadinya @seeksixsuck menyinggung lambannya penyelesaian kasus hukum terhadap tersangka Mario Dandy Satrio.

Menurut dia, penyegeraan penindakan hukum pasca viral seakan sengaja dilakukan agar opini publik di media sosial mereda.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved