Kadis Kesehatan Kena OTT

Kadis di Kampar Riau Terjaring OTT, Berikut Kronologi dan Jumlah Uang yang Diamankan

Kepala dinas di Kabupaten Kamppar, Pekanbaru, Provinsi Riau terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT).

|
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda
Inilah uang diduga hasil Pungli yang diamankan Ditreskrimsus Polda Riau dalam operasi tangkap tangan (OTT) Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kampar, dr ZD dan Kepala Puskesmas Sibiruang, MR. 

TRIBUNJAMBI.COM - Kepala dinas di Kabupaten Kamppar, Pekanbaru, Provinsi Riau terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Pejabat yang ditangkap tersebut merupakan seorang dokter berinisial ZD.

Saat OTT itu, ZD menjabat sebagai kepala dinas kesehatan di Kabupaten Kampar.

Kabarnya, penangkapan itu dilakukan oleh tim dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau.

OTT yang dilakukan pihak kepolisian terhadap dr ZD, terjadi pada Jumat (12/5/2023) malam tadi.

Informasinya, petugas turut menyita barang bukti uang yang ada di dalam sebuah kantong plastik.

Polisi mendatangi rumah dr ZD di Jalan Lintas Pekanbaru - Bangkinang, Km 50 Desa Tanjung Berlaku, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar.

Baca juga: Kadis Kesehatan Terjaring OTT Polda Riau, Pj Bupati Kampar Siapkan Pelaksana Tugas

Baca juga: Siapa Anak Konglomerat Indonesia yang Terseret Kasus Rafael Alun Trisambo? Sudah Diperiksa KPK

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, saat dikonfirmasi membenarkan perihal diamankannya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar oleh polisi.

"Iya betul. Masih dalam pemeriksaan tim Ditreskrimsus. Itu infonya dari Direktur Reskrimsus," sebut Nandang, Sabtu (13/5/2023).

Namun, Nandang belum dapat menjelaskan secara rinci terkait kasus apa dr ZD diamankan tim Ditreskrimsus Polda Riau.

Lantaran dr ZD saat ini masih diperiksa secara intensif oleh penyidik.

"Nanti setelah diambil keterangan atau pemeriksaan akan diberikan info lebih lanjut," ungkap Nandang.

Sebelumnya, Polda Riau pernah menangani dugaan korupsi yang terjadi di Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar.

Dugaan rasuah itu terkait dengan pengelolaan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di di Puskesmas Kampar Kiri Hulu (KKH) 1.

Ada dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah, Citra Sari selaku mantan Kepala Puskesmas dan Deffi Amalia, PNS yang pernah menjabat sebagai Bendahara di Puskesmas KKH I.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved