Daftar Tuntutan Partai Buruh di Aksi May Day, Ada 7 Poin: Soal Upah Hingga RUU

Terdapat tujuh poin tuntutan Partai Buruh dalam peringatan Hari Buruh atau May Day, Senin (1/5/2023).

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Warta Kota
Warta Kota/henry lopulalan Ribuaan buruh dari berbagai kelompok berkumpul menuju Istana Negara di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu(1/5/2019). Partai Buruh mengungkapkan pihaknya akan 

"Di Istora senanyan akan dilakukan May Day Viesta. Akan dilakukan dari jam 13.00 WIB sampai dengan 17.00 WIB."

"May Day Viesta akan diisi pidato dan orasi dari pimpinan buruh," imbuhnya.

Belasan Ribu Personel Gabungan Amankan Aksi May Day

Kadiv Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho, mengungkapkan belasan ribu personel gabungan diterjunkan untuk pengamanan aksi May Day, Senin.

Ada sebanyak 12.914 personel gabungan TNI-Polri dan pemerintah provinsi yang mengamankan May Day di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur.

Sandi merinci, untuk wilayah Jakarta ada total 4.216 personel dengan rincian 3.318 anggota Polri, 690 anggota TNI, dan 208 dari Pemprov DKI Jakarta.

"Empat titik yang menjadi konsentrasi massa buruh, yakni di Istana Negara, Gedung MPR/DPR RI, Lapangan Panahan Senayan, dan GOR Rawa Badak Jakarta Utara," kata Sandi dalam keterangannya, Senin.

Di Jawa Barat, ada 1.019 personel gabungan yang telah disiapkan.

Sementara, Polda Jawa Tengah menurunkan 4.319 personel gabungan dan Polda Jawa Timur 3.360 personel.

Baca juga: 13 Mahasiswa Asal Jambi yang Dievakuasi dari Sudan Kloter 2 Tiba di Indonesia

Di sisi lain, untuk mengantisipasi terjadinya gangguan lalu lintas, lanjut Sandi, pihaknya telah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas di sekitar titik aksi.

Penerapan daripada kebijakan tersebut bersifat situasional melihat perkembangan situasi dan kondisi di lapangan.

Ganjar Pranowo Bakal Hadir di May Day

Bakal Calon Presiden (Bacapres) PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo dikabarkan akan menemui sejumlah pimpinan organisasi buruh di peringatan Hari Buruh atau May Day.

Kabar tersebut disampaikan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea pada Senin (1/5/2023).

Kata Andi Gani bahwa Gubernur JawaTengah itu bakal bertemu sejumlah pimpinan organisasi buruh.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved