KKB Papua
Sosok Prajurit TNI Asal Palembang yang Gugur Diserang KKB Papua Dikenal Ramah, Rajin Beribadah
Pratu Ibrahim (22), prajurit TNI asal Palembang, Sumatra Selatan gugur di Papua dikenal sebagai pribadi yang ramah dan soleh.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
"Kemarin sampai sebelum waktu buka puasa, kemudian jam 7 kurang langsung diberangkatkan lagi untuk dimakamkan, " ujar Sumi, salah satu tetangga saat dijumpai, Jumat (21/4/2023).
Pantauan Tribunsumsel.com di rumah duka, karangan bunga dari para jenderal dan petinggi di TNI-POLRI berbaris di sekitar tempat tinggal Pratu Ibrahim.
Baca juga: 4 Prajurit TNI yang Gugur Ditembak KKB Papua Dapat Kenaikan Pangkat Luarbiasa
"Kemarin itu waktunya singkat setelah sampai terus buka puasa, shalat Maghrib dan dilanjutkan shalat jenazah. Anggota TNI juga banyak kesini kemarin, " ujarnya
1 Prajurit TNI Masih Hilang
Satu prajurit TNI dikabarkan masih hilang usai terjadinya kontak senjata dengan Kelompok Separatis Terorisme (KST) atau KKB Papua.
Hingga kini Tentara Nasional Indonesia masih melakukan pencarian anggota tersebut.
Informasi itu dibenarkan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda (Laksda) Julius Widjojono.
Dia menyatakan, sejauh ini tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap 1 prajurit TNI yang masih hilang atas serangan Kelompok Separatis dan Teroris (KST) di Nduga, Papua.
Diketahui, total ada lima prajurit yang hilang akibat serangan KST di Nduga Papua, sementara 4 prajurit lainnya sudah ditemukan meski dalam keadaan meninggal dunia.
Julius menyebut, pencarian terhadap satu orang itu dilakukan terfokus di sungai sekitaran lembah di dekat lokasi penyerangan.
"(Pencarian) masih di sekitar situ, arus sungai. Kan ada sungai di lembah itu," kata Julius saat ditemui awak media di Puspen TNI, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (21/4/2023).
Kendati begitu, Julius tidak membeberkan secara detail identitas dari satu prajurit yang masih hilang itu.
"Nanti lah (diumumkan), kasihan keluarganya," ucap Julius.
Sebelumnya, Tim Gabungan TNI-Polri memastikan hingga kini masih melakukan pencarian terhadap satu orang prajurit TNI yang terpencar dan hilang akibat penyerangan oleh Kelompok Separatis dan Teroris (KST) di Nduga, Papua.
Baca juga: Reaksi Komisi I DPR RI Saat TNI Siaga Tempur Pasca Penyerangan KKB Papua di Nduga: Jangan Terpancing
Kabar itu dikonfirmasi langsung oleh Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Kolonel Kav Herman Taryaman.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.