Pembunuhan PNS Dinas Kesehatan Bersama Anak Jadi Misteri, Polisi Lakukan Olah TKP

Polisi melakukan olah TKP untuk mengungkap aksi pembunuhan sadis terhadap PNS Dinas Kesehatan Simalungun.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Polisi melakukan olah TKP untuk mengungkap aksi pembunuhan sadis terhadap PNS Dinas Kesehatan Simalungun.

Pembunuhan tersebut belum diketahui secara pasti siapa dalang dibalik pembunuhan tersebut.

Sehingga tewasnya Lenni Herawati Hutapea itu hingga kini masih menjadi misteri.

Bendahara Puskesmas Bandar Huluan itu ditemukan tewas bersama anak lelakinya bernama Ferdinan Lumban Gaol (13) di kediamannya.

TKP pembunuhan tersebut di Komplek Perumnas Mutiara Lanbow Blok-N Nomor 13, Huta IV, Nagori Bandar Kecamatan Bandar.

Kapolres Simalungun, AKBP Ronald F.C Sipayung menjelaskan, pihaknya tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kata Ronald, polisi menemukan benda tajam pisau yang memiliki bercak darah.

“Dalam olah TKP, kedua korban ditemukan tergeletak di lantai dalam kamar tidur dan diperkirakan temuan mayat tersebut sudah lebih dari dua kali dua puluh empat jam," kata Ronald, Rabu (19/4/2023).

Baca juga: Perjalanan Panjang Kasus Ferdy Sambo, Berikut Vonis Terdakwa Pembunuhan Berencana Brigadir Yosua

Baca juga: RUU Perampasan Aset Selesai, Mahfud MD: Setelah Lebaran Diserahkan ke DPR

"Untuk penyebab apa yang mengakibatkan korban meninggal dunia belum dipastikan karena masih menunggu hasil autopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat Satu Medan,” ungkap Ronald.

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya turut memeriksa sejumlah saksi dengan melibatkan tim Lab Forensik Polda Sumut.

Sejumlah barang bukti telah disita guna mengungkap perkara.

Polisi juga menemukan ceceran darah di sekitar jenazah kedua korban serta ruang tamu termasuk dibeberapa lokasi juga ditemukan ceceran darah seperti dapur rumah.

"Kita sudah melakukan olah TKP, ada beberapa barang bukti yang kita amankan dari TKP. Dugaan sementara saat ini bahwa kedua korban meninggal karena adanya tindakan kekerasan. Mohon Doa rekan-rekan sekalian, Semoga kita bisa mengungkap kasus ini seterang-terangnya,” pungkas Ronald.

Kronologis penemuan jenazah

Menurut informasi, jenazah korban dan anaknya ditemukan atas kecurigaan warga.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved