Wartawan di Jambi Dibacok hingga Luka Parah Gegara Postingan di Medsos
Seorang wartawan media online, bernama Ari, menjadi korban pembacokan pada Kamis (23/3/2023) sore.
Penulis: Aryo Tondang | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI- Seorang wartawan media online, bernama Ari, menjadi korban pembacokan pada Kamis (23/3/2023) sore.
Korban dibacok menggunakan sebilah parang, hingga mengalami luka para di pergelangan tangan bagian kiri. Bahkan, korban harus menjalani operasi secara intensif di Rumah Sakit Siloam.
Saat ini, korban sudah dapat berkomunikasi dan sedang menjalani perawatan secara intensif di RS Siloam.
Saat dikonfirmasi Tribunjambi.com, Ari menjelaskan peristiwa nahas tersebut.
Katanya, sebelum kejadian, pelaku sudah menghubungi dirinya, dan mengajak bertemu terkait adanya postingan di media sosial instagram.
Baca juga: Masih Bebas Berkeliaran, Polisi Kejar Pelaku Utama Pembacokan Pelajar di Bogor Hingga Tewas
Saat itu, pelaku menuduh korban memosting sebuah isu di akun media sosial.
"Dia nuduh saya mosting di akun instagram palsu, padahal bukan kita yang posting dan saya gak tau siapa yang punya aku fake itu," kata Ari, melalui pesan singkat wahtsaap, Jumat (24/3/2023).
Kemudian, pelaku belum puas dengan penjelasan tersebut, dan kembali mengajak korban untuk bertemu. Saat itu, korban sudah beberapa kali menolak, tetapi pelaku masih saja tetap menelepon.
"Aku udah bilang gak bisa, tapi dia tetap nantang kita ngajak ketemu. Nah, waktu itu dia nanya aku di mana, aku bilang la aku di Simpang Kopi, di bengkel," katanya.
Tidak berselang lama, pelaku dan 4 orang temannya mendatangi korban dengan dua sepeda motor.
Baca juga: Pelaku Utama Pembacokan Pelajar di Bogor Jadi Buronan, Polisi: Masih dalam Pengejaran
Kemudian, pelaku turun dari sepeda motor dan menghampiri korban. Tidak banyak bicara, saat itu pelaku langsung melayangkan senjata tajam ke arah korban.
"Pas dia jarak 1 meter langsung ngeluarin parang dari bajunya, dia nak bacok kepala aku, aku tangkis, itulah kena tangan," sebutnya.
Setelah melayangkan senjata tajam, korban langsung berupaya melarikan diri. Sejumlah warga saat itu sudah berupaya mengejar, namun, mengetahui hal tersebut, pelaku langsung mengeluatkan sebuah benda, yang diduga senjata api.
"Nah, itu gak tau senjata api rakitan atau enggak," katanya.
Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi, Kombes Pol Andri Ananta mengatakan, saat ini pihaknya telah melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut.
Baca juga: Tersangka Pembacokan di Lampu Merah Pall 10 Terancam 15 Tahun Penjara
"Pelakunya masih dalam penyelidikan, mohon doanya agar bisa segera kami ungkap," katanya.
Sementara itu, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Jambi, Kompol Mas Edy mengatakan, Polda Jambi akan menindaklanjuti dan memproses laporan tersebut secara tegas dan profesional sesuai hukum yang berlaku.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/ilustrasi-pembacokan.jpg)