Berita Muaro Jambi
Akibat PMK, Puluhan Sapi dan Kerbau di Muaro Jambi Mati
Puluhan ekor hewan ternak jenis sapi dan kerbau milik masyarakat Muaro Jambi mati akibat Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Penulis: Muzakkir | Editor: Suci Rahayu PK
TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI -- Puluhan ekor hewan ternak jenis sapi dan kerbau milik masyarakat Muaro Jambi mati akibat Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Untuk meringankan beban masyarakat yang hewannya mati, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk mengganti hewan ternak tersebut.
Penggantinya bukan sapi atau kerbau, namun berbentuk uang tunai sebesar Rp 10 juta per ekor.
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Muaro Jambi H Amri melalui Kabid Perlindungan Perkebunan dan Peternakan, Surya menyebut, pihaknya hanya bisa mengusulkan 10 ekor untuk diganti rugi.
"Iya hanya 10 ekor yang masuk kriteria untuk diganti," kata Surya.
Namun demikian, dari 10 ekor yang diusulkan itu, hanya 8 ekor yang disetujui.
Baca juga: Gubernur Jambi Al Haris Mengaku Tak Punya Peran dalam Regulasi Batubara
Baca juga: Ratusan Sapi dan Kerbau di Muaro Jambi Terkena PMK, Pemilik Ternak Rugi
Pihaknya tidak tahu apa alasannya kenapa hanya 8 yang diterima dari 10 yang diusulkan.
"Kita tidak tau juga apa alasannya dua ekor itu tidak diganti rugi," imbuhnya.
Katanya, bantuan tersebut diberikan kepada pemilik ternak melalui transfer langsung kenomor rekening mereka sendiri.
"Totalnya Rp 10 juta per sapi ataupun kerbau," katanya lagi. (Tribunjambi.com/Muzakkir)
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Pekerja Bangunan di Kota Jambi Temukan Tulang Misterius saat Menggali Tanah Pembangunan Ruko
Baca juga: Ratusan Sapi dan Kerbau di Muaro Jambi Terkena PMK, Pemilik Ternak Rugi
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.