Pembunuhan Brigadir Yosua

Analisa Pengacara Keluarga Brigadir Yosua: Cinta Ditolak Tembakan Bertindak

Martin Lukas Simanjuntak, Pengacara keluarga Brigadir Yosua, menanggapi hasil uji poligraf Putri Candrawati.

Penulis: Suang Sitanggang | Editor: Suang Sitanggang
TRIBUNJAMBI
Kolase: Brigadir Yosua Hutabarat, Martin Lukas Simanjuntak, Putri Candrawati. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Martin Lukas Simanjuntak, Pengacara keluarga Brigadir Yosua, menanggapi hasil uji poligraf Putri Candrawati.

Hasil uji poligraf, istri Ferdy Sambo terindikasi bohong saat menjawab tidak selingkuh dengan Brigadir Yosua Hutabarat di Magelang, Jawa Tengah.

Martin mengatakan, Yosua adalah sosok pemuda yang sayang kepada orang tua.

Dia menilai Yosua juga sayang kepada Putri Candrawati, namun dalam porsi sayang dari anak untuk orang tua angkat.

Hal ini yang membuat Yosua semasa hidup sering menyampaikan kepada keluarga di Sungai Bahar hanya hal-hal baik tentang keluarga Ferdy sambo.

"Saya nggak tahu ini apa yang ada di pikiran Putri, apakah dia mengidolakan Yosua dalam tanda petik ya, atau benar memang begitu (selingkuh)," ujar dia.

Tapi keyakinannya, Brigadir Yosua melakukan penolakan terhadap Putri Candrawati yang ingin mendapatkan hubungan lebih dari selama ini.

Akhirnya, karena penolakan ini, katanya, Putri membuat cerita telah terjadi pelecehan kepadanya.

"Ini yang saya bilang, cinta ditolak tembakan bertindak," kata Martin.

Menurutnya, kejadian di Magelang 7 Juli 2022 peristiwa penolakan Yosua pada ajakan Putri Candrawati.

Baca juga: Reza Khawatir Hasil Pemeriksaan Psikologi Forensik Brigadir Yosua Tidak Valid

Baca juga: Bocor! Isi Pemeriksaan Psikologi Forensik Apsifor Pada Brigadir Yosua Hutabarat

Dia berangkat dari fakta persidangan sebelumnya, keterangan Richard Eliezer, yang memergoki wanita menangis keluar dari rumah Ferdy Sambo.

Wanita itu keluar dari rumah jalan Bangka ketika Putri Candrawati datang ke sana, kemudian disusul Ferdy Sambo dan Koh Elben.

Soal keterangan ini sebelumnya sudah dibantah oleh Putri, dan menyebut Richard mengarang cerita.

"Ini kan ada dugaan wanita idaman lain. Rumah tangga mereka jadi tidak harmonis. Melihat Yosua, Putri jadi ingin bersamanya, tapi ditolak korban," katanya, dalam program Kontroversi Metro TV.

Polemik Uji Poligraf

Pada sidang pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat, terdakwa Putri Candrawati mengaku diharuskan menceritakan peristiwa di Magelang saat uji poligraf.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved