Perang Rusia Ukraina
Belarus Terancam Terlibat Perang Ukraina dan Rusia, Sosok Ini Minta Waspada Provokasi Barat
Belarus terancam masuk ke pusaran perang Ukraina dan Rusia setelah Barat memprovokasi agar negara itu terlibat dalam perang.
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
Pertemuan tujuannya membahas komitmen mereka dalam mendukung Ukraina, kata Gedung Putih.
"Kami memperingatkan dan berharap mereka menyadari bahaya eskalasi tak terkendali di Washington dan ibu kota Barat lainnya," kata Sergei Ryabkov seperti dikutip kantor berita RIA, Selasa.
Rudal Rusia menghantam sasaran di seluruh Ukraina pada Senin pagi.
Serangan ini menewaskan 19 orang dan melukai 105, kata pejabat layanan darurat, saat mereka merobek persimpangan, taman, dan lokasi wisata.
Sebanyak 301 pemukiman di wilayah Kyiv, Lviv, Sumy, Ternopil dan Khmelnytsky tetap tanpa listrik pada Selasa pagi.
Puluhan rudal jelajah yang ditembakkan dari udara, darat dan laut adalah gelombang serangan udara paling luas yang menghantam garis depan.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy berbicara kepada Biden pada hari Senin dan menulis di Telegram bahwa pertahanan udara adalah "prioritas nomor 1 dalam kerja sama pertahanan kami".
"Kami akan melakukan segalanya untuk memperkuat angkatan bersenjata kami," katanya dalam pidato Senin malam.
"Kami akan membuat medan perang lebih menyakitkan bagi musuh."
Sementara memperbanyak pasokan senjata ke Ukraina membuat kekhawatiran tersendiri bagi Amerika.
“Pada musim dingin ini, nasib buruk sektor pertahanan Amerika Serikat akan menyebabkan gangguan pasokan senjata ke Ukraina,” kata perwira intelijen militer Amerika Serikat, Joseph Donato.
Menurut dia, industri pertahanan Amerika Serikat sudah mengalami permasalahan dengan pasokan senjata ke Angkatan Bersenjata Ukraina dan persediaan amunisi kritis juga berkurang.
Sebelumnya, The Wall Street Journal, mengutip pejabat Amerika Serikat dan perwakilan kongres melaporkan bahwa pihak berwenang Ukraina meminta pihak Amerika untuk memasok senjata jarak jauh ke Kiev, termasuk rudal Sistem Rudal Taktis Angkatan Darat (ATACMS) untuk menyerang wilayah Rusia khususnya Krimea.
Sebagian Artikel ini diolah dari Tribunnews.com
Baca juga: Makin Terjepit, Ukraina Diserang Rusia dari 230 Lokasi Strategis
Baca juga: Bulgaria Kirim Senjata ke Ukraina, Presiden Rusia Tutup Pintu Perdamaian
Baca juga: Tiga ASN Pemprov Jambi Dipecat Gegara Korupsi dan Pelecehan Seksual
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/9000-tentara-Rusia-dikerahkan-di-perbatasan-Belarus.jpg)