Sabtu, 13 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Perang Rusia Ukraina

Belarus Terancam Terlibat Perang Ukraina dan Rusia, Sosok Ini Minta Waspada Provokasi Barat

Belarus terancam masuk ke pusaran perang Ukraina dan Rusia setelah Barat memprovokasi agar negara itu terlibat dalam perang.

Tayang:
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
Militari.com
9000 tentara Rusia dikerahkan di perbatasan Belarus untuk menghalau pasukan Ukraina 

TRIBUNJAMBI.COM - Belarus terancam masuk ke pusaran perang Ukraina dan Rusia.

Hal ini setelah sejumlah negara barat dituding memprovokasi agar negara itu terlibat dalam perang.

Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Belaruia, Jenderal Viktor Gulevich menyampaikan asumsi tersebut.

Hal ini seperti taktik yang  digunakan militer Ukraina untuk menyeret Polandia dan NATO ke perang besar melawan Rusia.

Viktor Gulevich mencontohkan Ukraina menembakkan rudal ke wilayah Polandia (anggota NATO), lalu menuduh Rusia sebagai pelakunya.

Kekuatan barat mencoba memprovokasi mereka untuk tujuan menguntungkan mereka.

“Tapi tentu saja, mereka menggunakan angkatan bersenjata Ukraina secara maksimal,” kata Gulevich.

 

Sebelumnya diwartakan Belarus buka peluang untuk gabung dengan Rusia untuk berperang di Ukraina.

Presiden Belarus, Alexander Lukashenko sudah mengarahkan  pasukan Rusia di dekat perbatasan Ukraina.


Hal ini menandai pernyataan Kementerian Pertahanan Belarus soal "kesiapan tempur" sedang berlangsung.

Dikutip dari Reuters, Kementerian Dalam Negeri Belarus mengadakan latihan untuk menghilangkan "kelompok sabotase" di dekat Yelsk, 20 km dari perbatasan dengan Ukraina pada Selasa (11/10/2022).

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden yang berjanji menyediakan sistem pertahanan udara canggih untuk Ukraina pasca serangan rudal Rusia seperti bakal menghadirkan perang babak baru.

Pentagon pada 27 September akan mulai mengirimkan Sistem Rudal Permukaan-ke-Udara Nasional selama dua bulan ke depan atau lebih.

Biden dan para pemimpin Kelompok Tujuh atau G7 akan mengadakan pertemuan virtual pada hari Selasa.

Pertemuan tujuannya membahas komitmen mereka dalam mendukung Ukraina, kata Gedung Putih.


"Kami memperingatkan dan berharap mereka menyadari bahaya eskalasi tak terkendali di Washington dan ibu kota Barat lainnya," kata Sergei Ryabkov seperti dikutip kantor berita RIA, Selasa.

Rudal Rusia menghantam sasaran di seluruh Ukraina pada Senin pagi.

Serangan ini menewaskan 19 orang dan melukai 105, kata pejabat layanan darurat, saat mereka merobek persimpangan, taman, dan lokasi wisata.

Sebanyak 301 pemukiman di wilayah Kyiv, Lviv, Sumy, Ternopil dan Khmelnytsky tetap tanpa listrik pada Selasa pagi.


Puluhan rudal jelajah yang ditembakkan dari udara, darat dan laut adalah gelombang serangan udara paling luas yang menghantam garis depan.


Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy berbicara kepada Biden pada hari Senin dan menulis di Telegram bahwa pertahanan udara adalah "prioritas nomor 1 dalam kerja sama pertahanan kami".


"Kami akan melakukan segalanya untuk memperkuat angkatan bersenjata kami," katanya dalam pidato Senin malam.

"Kami akan membuat medan perang lebih menyakitkan bagi musuh."

Sementara memperbanyak pasokan senjata ke Ukraina membuat kekhawatiran tersendiri bagi Amerika.

“Pada musim dingin ini, nasib buruk sektor pertahanan Amerika Serikat akan menyebabkan gangguan pasokan senjata ke Ukraina,” kata perwira intelijen militer Amerika Serikat, Joseph Donato.

Menurut dia, industri pertahanan Amerika Serikat sudah mengalami permasalahan dengan pasokan senjata ke Angkatan Bersenjata Ukraina dan persediaan amunisi kritis juga berkurang.

Sebelumnya, The Wall Street Journal, mengutip pejabat Amerika Serikat dan perwakilan kongres melaporkan bahwa pihak berwenang Ukraina meminta pihak Amerika untuk memasok senjata jarak jauh ke Kiev, termasuk rudal Sistem Rudal Taktis Angkatan Darat (ATACMS) untuk menyerang wilayah Rusia khususnya Krimea.

Sebagian Artikel ini diolah dari Tribunnews.com

Baca juga: Makin Terjepit, Ukraina Diserang Rusia dari 230 Lokasi Strategis

Baca juga: Bulgaria Kirim Senjata ke Ukraina, Presiden Rusia Tutup Pintu Perdamaian

Baca juga: Tiga ASN Pemprov Jambi Dipecat Gegara Korupsi dan Pelecehan Seksual

 

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved