Perang Rusia Ukraina
Belarus Terancam Terlibat Perang Ukraina dan Rusia, Sosok Ini Minta Waspada Provokasi Barat
Belarus terancam masuk ke pusaran perang Ukraina dan Rusia setelah Barat memprovokasi agar negara itu terlibat dalam perang.
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM - Belarus terancam masuk ke pusaran perang Ukraina dan Rusia.
Hal ini setelah sejumlah negara barat dituding memprovokasi agar negara itu terlibat dalam perang.
Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Belaruia, Jenderal Viktor Gulevich menyampaikan asumsi tersebut.
Hal ini seperti taktik yang digunakan militer Ukraina untuk menyeret Polandia dan NATO ke perang besar melawan Rusia.
Viktor Gulevich mencontohkan Ukraina menembakkan rudal ke wilayah Polandia (anggota NATO), lalu menuduh Rusia sebagai pelakunya.
Kekuatan barat mencoba memprovokasi mereka untuk tujuan menguntungkan mereka.
“Tapi tentu saja, mereka menggunakan angkatan bersenjata Ukraina secara maksimal,” kata Gulevich.
Sebelumnya diwartakan Belarus buka peluang untuk gabung dengan Rusia untuk berperang di Ukraina.
Presiden Belarus, Alexander Lukashenko sudah mengarahkan pasukan Rusia di dekat perbatasan Ukraina.
Hal ini menandai pernyataan Kementerian Pertahanan Belarus soal "kesiapan tempur" sedang berlangsung.
Dikutip dari Reuters, Kementerian Dalam Negeri Belarus mengadakan latihan untuk menghilangkan "kelompok sabotase" di dekat Yelsk, 20 km dari perbatasan dengan Ukraina pada Selasa (11/10/2022).
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden yang berjanji menyediakan sistem pertahanan udara canggih untuk Ukraina pasca serangan rudal Rusia seperti bakal menghadirkan perang babak baru.
Pentagon pada 27 September akan mulai mengirimkan Sistem Rudal Permukaan-ke-Udara Nasional selama dua bulan ke depan atau lebih.
Biden dan para pemimpin Kelompok Tujuh atau G7 akan mengadakan pertemuan virtual pada hari Selasa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/9000-tentara-Rusia-dikerahkan-di-perbatasan-Belarus.jpg)