Blankspot, 7 Sekolah di Muaro Jambi Terpaksa Ngungsi
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi Firdaus menyebut, setidaknya ada 12 sekolah yang belum tersentuh jaringan internet.
Penulis: Muzakkir | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI -- Meski perkembangan telekomunikasi semakin canggih, namun sejumlah daerah di Kabupaten Muaro Jambi masih kesulitan sinyal.
Jangankan untuk internet, untuk melakukan panggilan telepon saja tidak bisa. Hal itu membuat warga kesulitan untuk melakukan komunikasi.
Tak hanya warga beberapa satuan pendidikan atau sekolah juga kesulitan untuk mengikuti program yang telah dibuat oleh pemerintah terutama untuk mengikuti ujian akhir nasional.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi Firdaus menyebut, setidaknya ada 12 sekolah yang belum tersentuh jaringan internet.
"Itu terdiri dari tujuh sekolah Dasar dan lima sekolah menengah pertama," kata Firdaus.
Meski tidak mempunyai signal atau blank spot, siswa di sekolah tersebut tetap bisa melaksanakan ujian namun harus mengungsi ke sekolah yang ada di sekitar bukan sekolah mereka sendiri.
Terkait hal itu, Firdaus menyebut jika pihaknya akan segera menuntaskan permasalahan ini dan akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengoptimalkan internet di kawasan tersebut.
"Insya Allah tahun depan (2023,red) tidak ada lagi yang blankspot," ungkapnya. (*)
Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Orang Muda Ganjar Jambi Beri Alat Bantuan Kuda Kepang Untuk Desa Talang Belido Muaro Jambi
Baca juga: Samsat Muaro Jambi Over Target Pemutihan Pajak Kendaraan
Baca juga: Pulau Pandan, Nasib Kampung Tangguh Anti Narkoba