Oknum Polisi Berpangkat IPDA Ditahan Setelah Aniaya Seorang Wanita yang Diduga Selingkuhan

Seorang oknum polisi  berpangkat Ipda resmi ditahan setelah terbukti melakukan penganiayaan.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Heri Prihartono
Tribun Timur
Seorang oknum polisi  berpangkat Ipda resmi ditahan setelah terbukti melakukan penganiayaan terhadap wanita yang diduga selingkuhannya. 

 

TRIBUNJAMBI.COM – Seorang oknum polisi  berpangkat Ipda resmi ditahan setelah terbukti melakukan penganiayaan.

Oknum polisi berinisial IS itu diketahui melakukan penganiayaan terhadap seorang wanita berinisial  SM.

Oknum polisi itu diamankan Polres Buru Selatan, Maluku atas laporan masyarakat.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Mohamad Roem Ohoirat membenarkan adanya kejadian penahan anggota polisi tersebut

Kata Kombes Pol Mohamed Roem, tindakan IS telah melanggar aturan kode etik Polri setelah diketahui jika IS menjalin hubungan terlarang dengan SM.

Dilansir dari Tribunjateng.com, Kabid Humas Polda Maluku menegaskan jika SM yang merupakan korban penganiayaan telah memiliki suami yang juga merupakan anggota Polri.

Bahkan IS yang merupakan tersangka juga telah dilakukan penahanan sejak Kamis (27/10/2022).

Kejadian ini bermula ketika IS yang menjalin hubungan dengan SM sama-sama berada di sebuah hotel yang terletak di Kota Namlea, Kabupaten Buru.

Motif penganiayaan yang dilakukan oleh IS dilatarbelakangi karena rasa cemburu IS terhadap SM.

Pasca terkuaknya kejadian ini Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Bursel langsung turun tangan untuk melakukan sejumlah pemeriksaan terhadap tersangka yang diketahui berpangkat Briptu.

Terkuaknya kasus ini diketahui setelah Richard Malaiholo selaku kakak korban melakukan laporan ke Polres Buru Selatan akibat adanya penganiayaan yang menimpa adiknya SM.

Diketahui jika SM telah meninggal dunia akibat mengalami kecelakaan di Buru Selatan.

Atas laporan tersebut IS kemudian dipidana setelah dilaporkan oleh Richard Malaiho dengan Nomor Polisi: LP/B/465/X/2022 pada Selasa(18/10/2022).

Setelah ditemukan adanya sejumlah bukti, pelaku akhirnya dipidana dan ditahan setelah 9 hari pelaporan.

Artikel ini diolah dari Tribunjateng

Baca juga: Tiga Oknum Polisi Rampok Warga yang Jual Sepeda Motor, Begini Modusnya

Baca juga: Kisah TNI asal Jambi Bertugas di Papua, Mayor Inf Rinto Wijaya Ceritakan Keseharian hingga Hiburan

Baca juga: Proses Hukum pada Oknum Polisi Jambi yang Digerebek Bersama MUA di Hotel Masih Menunggu Persidangan

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved