Sidang Ferdy Sambo
Ternyata Nomor Rompi Tahanan Putri Candrawati dan Ferdy Sambo Selalu Berubah
Rompi tahanan warna merah yang digunakan putri candrawati dkk, terdakwa kasus pembunuhan yosua, ternyata berbeda nomornya dalam tiga kesempatan.
Penulis: Suang Sitanggang | Editor: Suang Sitanggang
Mengapa bisa nomor rompi tahanan para terdakwa ini bisa selalu berubah-ubah? Apakah tidak ada aturannya?
Dikutip dari artikel klinik Hukumonline, perihal pakaian yang dikenakan terdakwa dalam sidang, tidak diatur secara spesifik pada KUHAP.
Pada persidangan selama ini, terdakwa bisa menggunakan pakaian apapun, termasuk juga dipakaikan rompi tahanan.
Ada kebebasan berpakaian diberikan kepada terdakwa, asalkan dalam tahap yang dianggap sopan.
Penilaian pakaian yang sopan atau tidak ditentukan sepenuhnya oleh Majelis Hakim yang mengadili perkara tersebut.
Siap Berhadapan dengan Ferdy Sambo
Keluarga Brigadir Yosua akan kembali menjadi saksi pada sidang yang akan digelar pada 1 November 2022 untuk terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Nelson Simanjuntak, kuasa hukum keluarga Yosua mengatakan, para saksi sudah siap berhadapan dengan bekas jenderal bintang dua itu.
Termasuk Rosti Simanjuntak, ibunda Brigadri Yosua yang selama ini sangat terpukul, ucapnya, dipastikan akan tegar pada sidang tersebut.
Baca juga: Nasib Ferdy Sambo Bertemu Keluarga Brigadir Yosua Pekan Depan, Rosti Siapkan Kalimat Ini
Baca juga: Sidang Pekan Depan, Ferdy Sambo dan Putri Candrawati Ketemu Keluarga Brigadir Yosua
Sementara itu adik Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, Maha Reza Rizky Hutabarat mengatakan, siap mendengar kesaksian terkait dugaan pelecehan seksual yang terjadi di Magelang.
Putra bungsu pasangan Samuel Hutabarat-Rosti Simanjuntak itu mengatakan, keluarganya sudah merelakan kematian Yosua.
“Siap siap saja sih, karena kan kita juga dibilang sudah, kalau menurut Reza sendiri mengikhlaskan kepergian Abang Yosua,” kata Reza di Program Rosi tayang di YouTube Kompas TV.
Peristiwa di Magelang disebut sebagai penyebab kematian Brigadir J.
Berdasarkan pengakuan Putri Chandrawati, istri Ferdy Sambo, dia mengaku dilecehkan Brigadir Yosua.
Putri lalu mengadu ke Ferdy dan akhirnya Brigadir J ditembak Bharada E dan Ferdy Sambo di rumah dinas di Duren Tiga, Jakarta Selatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20221029_putri-candrawati_brigadir-yosua.jpg)