Waspada Stroke! Ketahui Penyebab Stroke Bisa Terjadi
Stroke terjadi ketika suplai darah ke bagian otak terganggu. Gangguan ini membuat sel-sel otak
2. Penyakit medis yang meningkatkan risiko terkena stroke
- Fibrilasi atrium: detak jantung tidak normal
- Serangan iskemik transien: penyumbatan sementara suplai darah ke otak
- Diabetes
3. Faktor risiko gaya hidup yang dapat di kontrol.
- Tekanan darah tinggi (hipertensi) : tekanan darah tinggi menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah, yang selanjutnya akan menyebabkan stroke. Perubahan gaya hidup membantu menurunkan tekanan darah, sehingga mengurangi kemungkinan terkena stroke
- Kolesterol tinggi: berkontribusi terhadap penyakit pembuluh darah, menyebabkan stroke
- Merokok: baik perokok aktif atau perokok pasif, merupakan faktor risiko utama stroke
- Obesitas: ini menyebabkan hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes, kanker dan penyakit jantung
- Alkohol: peminum berat (lebih dari 3 unit / hari) meningkatkan risiko stroke
Bagaimana Anda memperbaiki perubahan permanen yang terjadi setelah stroke?
Saat penyakit penyebab stroke terkendali, otak perlahan-lahan akan berubah dan beradaptasi dengan hilangnya bagian otak tersebut.
Adaptasi atau neuroplastisitas inilah yang memungkinkan pasien mendapatkan kembali fungsinya seperti gerakan lengan setelah stroke. Namun, proses ini ambil masa dan tidak dapat diprediksi.
Rehabilitasi Stroke Komprehensif membantu pemulihan, tetapi berapa banyak pasien yang benarbenar
dapat pulih masih belum diketahui. Beberapa pasien membutuhkan waktu bertahun-tahun