3 Anggota Polrestabes Medan Merampok Berdalih COD Motor, Ternyata 10 Kali Beraksi
Tiga anggota Polrestabes Medan yang terlibat perampokan di Pancur Batu, Deli Serdang, Sumatera Utara ternyata sudah 10 kali beraksi merampok.
Peristiwa ini bermula ketika seorang pria bernama Benny, warga Kecamatan Pancur Batu mengunggah foto sepeda motornya di Facebook yang hendak dijual.
Kemudian sebuah akun menanggapi dan hendak membeli sepeda motor yang dia posting.
Setelah itu percakapan berlanjut ke WhatsApp dan mereka membuat janji bertemu pada Rabu 5 September sekitar pukul 19.00 WIB, di sebuah tempat di Pancur Batu.
Benny datang menggunakan sepeda motor membawa serta anak dan istrinya.
Sampai di lokasi, ada dua pria mengendarai sepeda motor mendatanginya mengaku sebagai pembeli.
Baca juga: Polisi Autopsi Diduga Tulang Ahmad Sabri Siswa yang Hilang di Kawasan Tambang Sarolangun
Baca juga: Jelang Denmark Open 2022, Marcus/Kevin Turun Peringkat Ranking BWF
"Awalnya mereka datang dua orang mengecek unit dan mempelajari cara memakai remote. Di situ saya sudah mulai curiga," ujar dia.
Tak lama kemudian, muncul mobil kijang Innova hitam berpelat nomor BK 1165 QZ yang berisikan tiga laki-laki.
Ketiganya mendatangi Benny dan menyebut bahwa motor yang hendak dijual tersebut terlibat masalah.
"Mereka minta saya tidak bergerak karena alasannya mereka itu bertugas di Polda Sumut," kata Benny.
Merasa ada yang tak beres, Benny meminta para pelaku menunjukkan identitasnya. Namun, para pelaku itu ngotot ingin membawa Benny ke kantor polisi.
Kemudian dia pun meminta jika hendak dibawa ke kantor polisi, ke Mapolsek Sunggal saja. Namun, tiba-tiba para pelaku berusaha membawa kabur sepeda motor beserta STNKnya.
Namun, kunci kontak segera dimatikan. Kemudian para pelaku mengancam Benny akan dibawa masuk ke dalam mobil.
"Saya bilang, 'sebentar, biar saya telepon kawan yang di polda'," kata Benny. Mendengar hal itu, para pelaku langsung kabur.
Padahal, Benny hendak mengambil ponsel karena mau mengambil foto wajah pelaku.
"Mau ku foto, mereka marah, terus kabur. Mau dibawanya STNK sama kunci motor saya," ucap Benny.