Fraksi PDIP Setujui Anggaran Rp 50 M untuk Jalan Alternatif Simpang Karmeo-Kilangan

Fraksi PDIP menyetujui pembangunan jalan terkait Pembangunan jalan alternatif Simpang Karmeo-Kilangan dengan anggaran Rp50 miliar.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Samsul Bahri
Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan Provinsi Jambi, Zubir Dahlan dalam rapat Paripurna DPRD Jambi, Jumat (30/9).  

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI-Fraksi PDI Perjuangan menyetujui pembangunan jalan terkait Pembangunan jalan alternatif Simpang Karmeo-Kilangan dengan anggaran Rp50 miliar.

Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan Provinsi Jambi, Zubir Dahlan dalam rapat Paripurna DPRD Jambi, Jumat (30/9). 

Adanya anggaran untuk pembangunan Jalan Alternatif ini diperuntukkan untuk mengurai kamacetan kendaraan yang telah menimbulkan berbagai permasalahan dalam masyarakat.

Selain itu kata Zubir Dahlan tentunya dengan jalan alternatif ini dapat sekaligus membangun konektivitas antara wilayah dalam rangka meningkatkan perekonomian daerah.

"Tentunya dengan catatatan bahwa jalan tersebut bukan jalan khusus bagi mobilitas kendaraan batubara, melainkan jalan yang dibangun untuk mobilitas warga," sebutnya.

Disisi lain, dikatakan oleh Zubir Dahlan bahwa Fraksi PDI Perjuangan berpandangan terhadap ruas jalan Simpang Karmeo-Kilangan yang masih non status dilakukan proses dari perubahan fungsi dan status jalan dari pihak kabupaten akan menyerahkan ke pihak pemerintah provinsi.

"Fraksi PDI Perjuangan meminta kepada Gubernur Jambi dan OPD terkait agar diusulkan menjadi jalan provinsi pada usulan perubahan SK jalan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," terangnya. 

Tidak hanya itu, pada kesempatan ini dikatakan Zubir Dahlan bahwa Fraksi PDI Perjuangan meminta agar sebelum pelaksanaan pembangunan jalan Simpang Karmeo-Kilangan pihak eksekutif wajib melakukan konsultasi dan pendampingan dari Aparat Penegak Hukum (APH).

"Kami juga meminta rekomendasi secara tertulis dari APH dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Jika secara teknis maupun regulasi tidak memungkinkan, maka fraksi kami meminta agar kegiatan tersebut untuk tidak dilaksanakan," pungkasnya. 

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News 

Baca juga: Banggar Minta Pemprov Konsultasi soal Hukum Sebelum Pembangunan Jalan Simpang Karmeo-Kilangan

Baca juga: Anggaran Jalur Alternatif Simpang Karmeo-Kilangan Disetujui, M Juber: Bukan untuk Jalur Batu Bara

Baca juga: Al Haris: Pemprov Jambi Siapkan Langkah Strategis Pengangkutan Batubara

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved