Bulog Jambi Gelar Operasi Pasar, Siapkan 6,7 Ribu Ton Beras untuk Stabilkan Harga

Perum BULOG Kanwil Jambi melaksanakan program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) dengan menggelar operasi pasar.

Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Wira Dani Damanik
Perum BULOG Kanwil Jambi melaksanakan program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) dengan menggelar operasi pasar. 

 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Dalam menjalankan fungsi untuk menjaga stabilitas harga pangan, khususnya beras sepanjang tahun 2022, Perum BULOG Kanwil Jambi telah melaksanakan program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) atau dikenal dengan nama Operasi Pasar di seluruh wilayah Indonesia.

Terhitung dari awal tahun hingga minggu ke 3 September ini, BULOG Kanwil Jambi sudah menggelontorkan sebanyak 6.785 Ton beras. Operasi Pasar dilakukan demi menjaga harga beras di pasaran agar tidak terjadi lonjakan.

Pimpinan Perum BULOG Kanwil Jambi, Defrizal dalam keterangannya di Jambi, Minggu (25/9) mengatakan, pihaknya sudah mengeluarkan instruksi ke seluruh jajaran untuk memastikan program KPSH berjalan lancar dan dimasifkan sepanjang tahun ini agar tidak ada gejolak harga di tingkat konsumen. 

“Masyarakat jangan khawatir, BULOG menjamin kebutuhan beras tersedia di masyarakat dengan harga terjangkau walau di pasaran ada sedikit kenaikan harga. Kami melakukan pemantauan secara terus menerus di tengah situasi saat ini, berdasarakan pencatatan harga beras hanya mengalami sedikit kenaikan dikarenakan faktor kenaikan harga BBM dan memasuki musim gadu" kata Defrizal.

Baca juga: Pengamat Sebut Operasi Pasar dan ASN Beli Beras Lokal Bukan Sebuah Kebijakan Menekan Inflasi

Defrizal sebut kegiatan operasi Pasar atau Program KPSH yang dilakukan oleh BULOG ini terbukti efektif menjaga stabilitas harga beras di tingkat konsumen. Hal ini terlihat dari harga beras medium di Provinsi Jambi pada bulan september 2022 (dibawah Harga Eceran Pemerintah) sesuai dengan data harga komoditi yang di rilis BPS dan Kementerian Perdagangan.

Kegiatan ini juga dikatakannya merupakan realisasi dari tiga pilar ketahan pangan yang ditugaskan kepada BULOG yaitu ketersediaan, keterjangkauan dan stabilitas.

“Yang menjadi fokus kami saat ini adalah stabilitas harga beras di masyarakat, untuk itu kami akan terus melakukan operasi pasar di pasar-pasar pencatatan (angso Duo dan Talang Banjar), pasar tradisional dan melakukan operasi pasar secara mobile ke kecamatan-kecamatan serta kelurahan agar harga beras tetap stabil dan terjangkau di masyarakat, ini khususnya untuk masyarakat," lanjut Defrizal.

Defrizal kemudian menjelaskan BULOG Kanwil Jambi akan menggunakan seluruh instrumen yang ada untuk menjamin ketersediaan pangan ini. Selain memiliki jaringan infrastruktur kantor dan gudang serta penjualan secara retail.

Baca juga: DPRD Provinsi Jambi Pertanyakan Langkah Pemprov Jambi Atasi Inflasi, Apa Langkah yang Disiapkan?

"Kami pastikan juga bahwa seluruh jaringan yang bekerjasama dengan Perum BULOG Kanwil Jambi sudah menyediakan kebutuhan beras di tingkat lokal baik secara offline maupun online, juga outlet-outlet binaan Perum BULOG Kanwil Jambi seperti RPK (Rumah Pangan Kita) yang tersebar di seluruh Propinsi Jambi" kata Defrizal.

Ia mengatakan BULOG Kanwil Jambi akan terus berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi Jambi baik kota maupun kabupaten guna menjaga harga beras di tingkat konsumen agar tetap stabil atau tidak mengalami lonjakan.

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved