Apakah RON Pertalite Berubah? Warganet Keluhkan Pakai Pertalite Jadi Lebih Boros dan Cepat Habis

Masyarakat mengeluhkan BBM jenis Pertalite yang mereka sebut semakin boros. Netizen di berbagai media sosial menyatakan, sejak harga Pertalite naik

Editor: Suci Rahayu PK
TRIBUNJAMBI.COM/MUSAWIRA
Masyarakat Batanghari antre di SPBU 

TRIBUNJAMBI.COM - Masyarakat mengeluhkan BBM jenis Pertalite yang mereka sebut semakin boros.

Netizen di berbagai media sosial menyatakan, sejak harga Pertalite naik mereka harus membeli lebih banyak Pertalite untuk menempuh jarak yang sama.

Seperti yang dicuitkan oleh pengguna Twitter Pedurungan Mekar dengan nama akun @pdrg_mekar.

"Kirain motor saya yang rusak, sudah siap siap ke bengkel. Ternyata banyak yang mengalami. Kamu gimana sob? #pertalite #bbm" tulisnya.

"BENER SIH...! Jaman #pertalite harga 7,K full tank motor saya bisa 3X PP kantor masih sisa. Tapi setelah harga naik 10K jadinya 2X PP kantor udah mepet E. #spbu #pertamina," kata akun Twitter @oomwowo.

Menanggapi hal itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting menegaskan kualitas Pertalite yang dipasarkan melalui lembaga penyalur resmi di Indonesia sesuai dengan Keputusan Dirjen Migas Nomor 0486.K/10/DJM.S/2017 tentang Standar dan Mutu (Spesifikasi) Bahan Bakar Minyak Jenis Bensin 90 Yang Dipasarkan Di Dalam Negeri.

“Batasan dalam spesifikasi Dirjen Migas yang menunjukkan tingkat penguapan pada suhu kamar di antaranya adalah parameter Reid Vapour Pressure (RVP). Saat ini hasil uji RVP dari Pertalite yang disalurkan dari Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Pertamina masih dalam batasan yang diizinkan, yaitu dalam rentang 45-69 kPa (Kilopascal),” kata Irto dalam keterangan tertulis, Kamis (22/9/2022).

Baca juga: Mayang Sedang Banyak Job, Doddy Sudrajat sebut Pendidikan yang Terpenting

Baca juga: Tarif Tol Bakal Naik Dalam Waktu Dekat, Menteri PUPR: Kita Akan Sesuaikan

Ia mengatakan, seluruh produk BBM yang disalurkan melalui lembaga penyalur resmi seperti SPBU dan Pertashop sudah sesuai dengan spesifikasi dan melalui pengawasan kualitas yang ketat.

Sedangkan produk BBM yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan tidak akan disalurkan ke masyarakat.

“Pertamina berkomitmen untuk menyalurkan produk-produk BBM berkualitas sesuai dengan spesifikasi. Melalui kontrol kualitas, produk yang tidak sesuai spesifikasi tidak akan disalurkan ke lembaga penyalur,” tuturnya.

Ia pun mengimbau agar konsumen melakukan pembelian BBM di lembaga penyalur resmi, seperti SPBU dan Pertashop, agar produk BBM yang didapatkan terjamin kualitas dan keamanannya.

Penting juga bagi masyarakat untuk mengisi BBM sesuai dengan ketentuan yang tertera dalam buku panduan kendaraan bermotor karena pabrikan telah menyesuaikan bahan bakar yang cocok sesuai jenis kendaraan.

Pergantian isi jenis BBM dengan kadar oktan (RON) yang berbeda juga tidak direkomendasikan.

“Sebaiknya pengendara selalu konsisten dalam memilih bahan bakar yang berkualitas, agar mesin kendaraan selalu awet dan terawat. Lebih aman menggunakan bahan bakar berkualitas dengan oktan/cetane yang direkomendasikan oleh pabrikan, agar mesin dapat bekerja secara maksimal,” katanya.


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Potensi Ketenagakerjaan di Kabupaten Tebo

Baca juga: Siapa Kakak Asuh Ferdy Sambo di Kepolisian? Taruh Sambo di Jabatan Strategis Polri

Baca juga: Harga Cabai, Bawang, Ayam dan Beras di Jambi Kamis (22/9/2022) - Rawit Rp 26 Ribu

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved