Sapto Subroto: Kondisi Kesehatan Selalu di Luar Prediksi, Tak Salah Jika Andalkan JKN

Penyakit dapat menyerang siapa saja dan kapan saja walaupun telah menjaga pola hidup yang sehat.

Editor: Rahimin
istimewa
Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi Sapto Subroto. 

TRIBUNJAMBI.COM - Kepesertaan Program JKN yang telah berjalan selama delapan tahun ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,.

Sebab,  penyakit dapat menyerang siapa saja dan kapan saja walaupun telah menjaga pola hidup yang sehat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi Sapto Subroto saat menceritakan pengalamannya mendapatkan pelayanan kesehatan dan dijamin oleh Program JKN.

“Saya sudah mengalami sendiri saat membutuhkan pelayanan kesehatan di rumah sakit dan dijamin oleh BPJS Kesehatan, berangkat dari cerita keluarga yang menemani proses pelayanan kesehatan semuanya berjalan baik dan mulus asalkan kita mengikuti ketentuan yang berlaku, pulang tidak mengeluarkan biaya satu rupiah pun. Tepatnya 3 minggu yang lalu, tiba-tiba badan lemas dan seperti melayang-layan, hingga akhirnya tidak sadarkan diri. Oleh keluarga, saya langsung dibawa ke UGD dan segera dapat pertolongan,” katanya, Rabu (29/6/2022) lalu.

Setelah menjalani pemeriksaan dan observasi, dokter menyatakan bahwa Sapto mengalami penyempitan pada pembuluh darah di jantung. Oleh sebab itu dokter menyarankan agar dilakukan tindakan pemasangan ring jantung.

“Alhamdulillah pemasangan ring jantung sangat berefek pada kesehatan saya. Bahkan apabila dihitung ini baru minggu kedua dari tanggal saya pulang dan selesai mendapatkan perawatan, terlihat sehat bukan?” katanya semringah.

Tak jauh berbeda dengan pengalaman yang dialaminya, Sapto juga menuturkan bahwa anaknya pun pernah mendapatkan pelayanan kesehatan yang apabila ditanggung oleh pribadi akan memakan biaya yang tidak sedikit.

“Saat itu yang saya tanya, sudah terdaftar BPJS Kesehatan kan kamu? Kalau sudah, tidak usah khawatir. Yang penting ikuti saja prosedurnya dan anjuran dari doktermu, aman lah itu. Dan ternyata memang aman, biaya anak saya itu kalau ditotalkan sekitar 100 sampai 200 juta. Tidak tahu lah apa saja itu biayanya karena ada operasi-operasi. Tapi yang saya tahu dia tidak mengeluarkan biaya apapun karena sudah terdaftar sebagai peserta JKN,” ujarnya.

Sapto berharap semua masyarakat menyadari bahwa keikutsertaan JKN sangat bermanfaat dalam memberikan kenyamanan diri dan keluarga dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.

Ia berpesan untuk Kepala Kejaksaan Negeri dan JPN yang hadir pada acara tersebut untuk membantu BPJS Kesehatan jika membutuhkan dukungan dalam pengoptimalan Program JKN.

Baca juga: BPJS Kesehatan dan POLDA Jambi Bahas Percepatan Vaksinasi Covid-19 dan Skrining Riwayat Kesehatan

Baca juga: BPJS Kesehatan Jambi Ajak Mahasiswa Peduli Kesehatan

Baca juga: Jaga Akurasi Data, BPJS Kesehatan dan Badan Keuangan Daerah Kota Jambi Lakukan Rekonsiliasi

  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved