Berita Tebo

Selama Status Siaga Karhutla di Tebo Terpantau 28 Hotspot 31 Lahan Terbakar

Selama status siaga karhutla berlangsung di Kabupaten Tebo, 31 hostpot terpantau oleh tiga satelit.

Penulis: Sopianto | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI/RIFANI HALIM
Kebakaran hutan 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Selama status siaga karhutla berlangsung di Kabupaten Tebo, 28 hostpot terpantau oleh tiga satelit.

Sedangkan luas lahan yang terdata terbakar mencapai 31 hektare.

Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten belum memastikan status siaga karhutla akan diperperjang atau tidak.

Antoni Faksi Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Tebo saat dikonfirmasikan Selasa (6/9/2022) mengatakan masih menunggu BMKG Jambi.

Namun jika dilihat dari cuaca dalam sepekan terakhir kata Antoni, perpanjangan tidak dilakukan.

"Karena itensitas hujan telah sering terjadi dan juga debit sungai batanghari yang mulai meningkat," ucapnya.

Antoni menyebut dalam kurun waktu 3 bulan terakhir, data titik hotspot berdasarkan tiga satelit yakni, Terra, Aqua dan Suomi NPP.

"Ada 28 titik hostpot dengan yang tertinggi terjadi pada Juli lalu, utuk lahan yang terbakar sendiri terhitung pada Januari hingga Juni ada 31 hektare dan bulan Agustus sedang direkap," kata Antoni.

Antoni mengaku, dari jumlah lahan yang terbakar umumnya terjadi di Kecamatan yang rawan terbakar seperti di VII Koto, Serai Serumpun dan Kecamatan Sumay.

Menurut Anton, lahan yang terbakar umumnya milik perushaan dan juga masyarakat yang diduga membuka lahan dengan cara tradisional seperti dibakar.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Tak Bersatu di Ikatan Cinta, Glenca Chysara dan Rendi Jhon Akan Segera Menikah

Baca juga: Wakil Menteri Kesehatan Resmikan Gedung Masjchum Sofwan RSUD Raden Mattaher Jambi

Baca juga: Ketua DPRD Provinsi Jambi Apresiasi Nama Masjchun Sofwan Jadi Nama Gedung Graha

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved